Aktivitas Marapi Meningkat, Warga Agam Diimbau Waspada
Sabtu, 11 Januari 2014 | 18:06 WIB
Lubukbasung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengimbau warga setempat yang tinggal di lereng Gunung Marapi untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul peningkatan aktivitas gunung tersebut.
"Ini bentuk antisipasi yang dilakukan dengan tujuan menimalisir korban jiwa," kata Kepala BPBD Kabupaten Agam Bambang Warsito di Lubukbasung, Sabtu (11/1).
Saat ini status Gunug Marapi pada level II. Warga pun diminta untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar tiga kilometer dari puncak gunung.
BPBD Kabupaten Agam, katanya, terus berkoordinasi dengan petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kota Bukittinggi, terkait perkembangan status gunung yang memiliki ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu.
Sebelumnya BPBD Kabupaten Agam telah mengadakan simulasi bagi warga yang tinggal di kaki Gunung Marapi. Simulasi ini setiap tahun diadakan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang langkah yang diambilkan dan memberikan pertolongan kepada warga yang lain.
Dia menyebutkan, warga Kabupaten Agam yang rawan akan erupsi Gunung Marapi itu berada di Kecamatan Canduang, Sungai Pua, Ampek Angkek, Banuhampu, dan Kecamatan Baso.
"Kelima kecamatan ini merupakan daerah rawan letusan Gunung Marapi berupa aliran larva, awan panas dan abu vulkanik," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




