Inter Island Cup 2014
Persijap Di Dasar Klasemen, Raja Isa Tak Kecewa
Kamis, 16 Januari 2014 | 23:57 WIB
Bandung - Persijap mengakhiri turnamen pramusim Inter Island Cup 2014 sebagai juru kunci klasemen zona Jawa 1. Posisi itu didapat setelah pada pertandingan terakhir grup tim asal Jepara itu kalah 2-0 dari Persita.
Sebelumnya Persijap juga kalah 2-0 dari Persib dan hanya imbang 1-1 melawan Pelita Bandung Raya.
Namun meskipun berakhir sebagai juru kunci, pelatih Persijap Raja Isa tak merasa kecewa. Pasalnya sedari awal IIC 2014 hanya dimanfaatkan sebagai ajang seleksi pemain dan mencari komposisi permainan terbaik.
"Saya tidak kecewa karena kami masih mencari bentuk permainan terbaik. Meskipun kalah dan belum pernah menang. Hari ini kembali dilakukan rotasi, bahkan kiper selalu berbeda di tiap pertandingan," kata Raja Isa kepada Beritasatu.com lewat pesan Blackberry Messenger, Kamis (16/1) malam.
Melawan Persita, Laskar Kalinyamat bermain lebih terbuka. Persita dan Persijap berbarter serangan sepanjang pertandingan. Efektivitas serangan Persita dan ketajaman Cristian Carrasco lah yang menjadi pembeda.
Pada menit ke-13, Evaldo Silva tertangkap mata wasit melakukan handsball di kotak penalti. Tanpa kesalahan Carrasco sukses menaklukkan penjaga gawang Danang Wihatmoko. Seperti biasa, topeng Spiderman kemudian menutupi muka Carrasco.
Memainkan bola-bola panjang ke arah Cornelis Kaimu dan Noor Hadi, serangan Persijap mudah dipatahkan barisan pertahanan Persita. Permainan umpan pendek pun sama mandeknya karena belum terbentuk pengertian yang bagus di antara pemain Persijap.
Sebaliknya Persita berhasil memukul kembali Persijap melalui serangan balik di menit 70. Kenji Adachihara dengan mudah melewati Evaldo, lalu Carrasco yang mendapat bola dan tanpa kawalan menghukum lagi ketidaksigapan lini pertahanan Persijap.
Raja Isa tak merasa terganggu dengan hasil tanpa kemenangan sama sekali di IIC 2014. Baginya yang penting adalah ia bisa melihat kemampuan para pemain sekaligus mencari celah yang perlu dibenahi.
"Saya puas karena bisa melihat seluruh kekuatan dan kelemahan tim seperti objektif awal, yaitu memaksimalkan kesempatan ikut Inter Island. Empat pemain U-21 mendapat kesempatan bermain. Mereka memang hanya sebagai pelapis, namun bisa mendapat jam bermain akan sangat berharga ke depannya. Satu di antara mereka adalah kiper Dimas Galih, masih 20 tahun, yang tampil cukup bagus saat melawan PBR," jelas Raja Isa.
Besok Persijap akan berangkat ke Cilacap untuk mengikuti Bupati Cilacap Cup bersama PSCS Cilacap dan Persiba Bantul, 18-20 Februari 2014. Di sana Persijap akan menguji pemain seleksi yaitu Danilo Fernando dan Nico Malau, mantan penyerang Semen Padang asal Medan yang sempat diapnggil seleksi timnas U-23 SEA Games lalu.
Pada turnamen itu pula Raja Isa berniat memainkan Christian Lenglolo. Mantan penyerang Sriwijaya ini dibawa ke IIC 2014 namun tak pernah diturunkan. Alasannya, Lenglolo perlu beristirahat untuk memulihkan kondisi agar siap bermain di Liga Super Indonesia yang akan dimulai 1 Februari mendatang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




