Sambut Imlek, Sebastian Gunawan Hadirkan Koleksi "Le Jardin Chinois"
Jumat, 17 Januari 2014 | 20:11 WIB
Jakarta - Menyambut datangnya tahun baru Imlek, desainer Sebastian Gunawan bekerjasama dengan Majalah InStyle Indonesia melansir koleksi terbarunya dalam sebuah pagelaran busana bertajuk "Le Jardin Chinois" di Hotel Mulia, Senayan, Jum'at (17/1).
Pada 53 look yang ditampilkan, desainer kelahiran Jakarta, 2 Juli 1967 ini mencoba menilik kembali kehidupan para bangsawan Eropa di era Rococo, di mana Louis XV sangat menggemari kebudayaan Tiongkok yang bernilai seni tinggi. Menurutnya, ragam kekayaan budaya Tiongkok ini konon begitu banyak diterapkan dalam gaya hidup para bangsawan Prancis.
Imajinasi akan kehidupan mewah para bangsawan inilah yang menjadi inspirasi Sebastian Gunawan dalam koleksi "Le Jardin Chinois" yang dalam bahasa Indonesia, yang berarti "Taman Cina".
"Saya melihat ada kesamaan dari kedua budaya di zaman itu, yaitu pada bagian kerah yang identik dengan kerah tinggi dan tertutup. Kerah pada cheongsam juga seperti itu, sehingga dari kedua budaya ini, saya melihat ada sinergi yang bisa digarap," kata Seba, demikian desainer ini biasa disapa.
Pada koleksi terbarunya ini, Seba mencoba "menikahkan" siluet perempuan bangsawan Prancis yang terkenal akan tubuhnya yang indah, berpadu dengan kerah qipao Shanghai. Siluet dan cutting Shanghai yang khas juga diubahnya menjadi bentuk baru yang lebih feminin dan modern.
"Le Jardin Chinois merupakan paparan ragam cheongsam dalam palet warna modern yang menampilkan berbagai makna. Sentuhan lace, embroideries, permainan siluet modern dan volume berbentuk kelopak bunga memaknai keindahan taman-taman Tiongkok di Eropa pada masa lampau," papar desainer yang menjadi pelopor couture dan ready to wear dalam standar kualitas tinggi ini.
Pemilihan warna dan bahan kain yang kebanyakan diperolehnya dari Eropa, terutama Spanyol, juga semakin mempertegas napas koleksinya. Paparan warna-warna pastel yang lembut dan romantis, bertemu siluet indah A-line, diselingi beberapa skirt dengan volume besar dan materi crinoline membentuk kesatuan presentasi yang menawan.
"Untuk materialnya memang beragam, seperti damask, hand-woven, lace, silk dan ornamen lainnya. Karena koleksi ini bertemakan taman, saya juga menggunakan warna-warna taman dari warna pastel sampai warna cerah," ungkapnya.
53 look untuk koleksi "Le Jardin Chinois" ini diakui Seba diciptakan melalui riset dan pengembangan yang mendalam selama 2 bulan.
"Sudah lima tahun belakangan ini saya selalu meluncurkan koleksi menyambut Imlek. Tapi untuk kerjasama dengan InStyle, ini adalah kolaborasi yang kedua," pungkas Seba seraya berharap bahwa "Le Jardin Chinois" akan ikut memperkaya khasanah mode Indonesia dengan inspirasi budaya yang tak lekang oleh waktu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




