BPBD DKI: Jangan Percayai Pesan Berantai
Jumat, 17 Januari 2014 | 23:11 WIB
Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau warga agar tidak percaya terhadap pesan berantai atau broadcast message yang menyebutkan seluruh wilayah Jakarta akan terendam banjir.
"Pesan itu dibuat oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Jadi, kepada warga, kami imbau agar tidak mempercayainya, apalagi menyebarkannya lebih luas lagi," kata Kepala BPBD DKI Bambang Musyawardana di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (17/1).
Menurut Bambang, selama ini, pihaknya selalu memberikan informasi resmi melalui situs resmi bpbd.jakarta.go.id atau jejaring sosial, diantaranya @BPBDJakarta untuk twitter dan PUSDALOPS BPBD DKI Jakarta untuk facebook.
"Seluruh informasi kita beri tahukan kepada masyarakat melalui jejaring sosial. Siapa pun bisa mengaksesnya dengan mudah. Jadi, pesan-pesan berantai itu sama sekali tidak benar," ujar Bambang.
Sementara itu, terkait kondisi terakhir kondisi pintu air, yakni pada pukul 13.00 WIB, terdapat dua pintu air yang masuk dalam kategori siaga dua, antara lain Katulampa, Bogor dengan ketinggian 160 cm dan Depok dengan tinggi permukaan air 280 cm.
"Bendung Katulampa sudah memasuki siaga dua sejak pukul 10.00 WIB, dan hingga kini ketinggian airnya masih belum berubah, yaitu tetap di 160 cm," tutur Bambang.
Beberapa pintu air di Jakarta juga terpantau dalam kondisi siaga tiga, yaitu pintu air Angke Hulu dengan ketinggian 190 cm dan pintu air Karet 470 cm.
Sedangkan, pintu air yang masih berada dalam kondisi siaga empat, antara lain Cipinang hulu 110 cm, Sunter hulu 50cm, Pulogadung 360 cm, Manggarai 730 cm, Pesanggrahan 120 cm, Pasar Ikan 188 cm dan Krukut Hulu 80 cm.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




