SBY Bangga Atas Hasil Penertiban Rekening Liar
Rabu, 22 Januari 2014 | 12:40 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai penertiban rekening liar di kementerian dan lembaga negara yang dilakukan pemerintah yang dilakukan sejak tahun 2007 patut diapresiasi.
Sejak tahun 2007, katanya, sudah ditertibkan 46.586 rekening dan pengembalian uang ke kas negara hingga Rp 8 triliun.
"Telah ditertibkan 46.586 rekening. Setelah dicek, dipelajari, dinilai maka 9024 rekening ditutup," kata SBY di Auditorium BPK, Rabu siang (22/1).
Menurutnya, dalam 10 tahun terakhir, progres penertiban rekening liar berjalan cukup signifikan.
Dia menceritakan, pernah pada tahun 2007 dirinya meminta data kepada Kementerian Keuangan tentang aset-aset negara. Namun, saat itu aset belum terkonsolidasi dengan baik.
"Pada tahun 2007 itu pula, saya keluarkan instruksi ke menkeu (menteri keuangan) untuk tertibkan rekening liar jadi rekening yang sah," kata dia lagi.
Sejak tahun 2007, saldo hasil penertiban yang diserahkan ke kas negara berjumlah Rp 7,178 triliun dan US$ 1,8 juta, sehingga total keseluruhannya setara dengan sekitar Rp 8 triliun.
Tak hanya rekening, aset negara pun kata presiden sudah banyak yang ditertibkan.
"Yang tadinya entah berantah siapa yang miliki dan kelola sudah kita tertibkan. Saya ingin makin ke depan, penertiban ini terus dilakukan dan negara yang kita cintai ini punya data sahih, bukan hanya keuangan kita tapi juga aset-aset negara," imbuh presiden.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




