Barang Hilang

4 Penyebab Tersering Penumpang Pesawat Kehilangan Barang

Senin, 7 November 2011 | 04:40 WIB
B
BA
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi koper tertinggal pesawat.
Ilustrasi koper tertinggal pesawat. (freedigitalphotos/digitalart)
Merupakan kejadian yang sangat tidak diingini ketika barang-barang bawaan Anda tidak ada di tumpukan kopor conveyor belt setelah penerbangan. 

Entah sudah berapa banyak penumpang pesawat yang mengalami kehilangan kopor atau barang bawaan yang dititipkan di bagasi pesawat. 

Banyak alasan hal ini bisa terjadi. Namun, berikut ini 4 alasan tersering terjadinya kehilangan barang di pesawat:

1. Label terhilang
Saat Anda melaporkan barang untuk dititipkan di dalam bagasi, petugas akan memberi tanda (tag) pada kopor atau barang bawaan Anda. Namun, tidak jarang, tanda itu tercopot. Lebih sering terjadi pada barang-barang bawaan orang yang transit. Terutama yang hanya mengandalkan tanda dari petugas bandara, dan tidak memberikan label alamat dan pemilik lebih paten. 

Jika ini terjadi, biasanya barang tersebut akan menetap saja di conveyor belt dan menunggu ada yang mengklaim. Itu jika beruntung dan disimpan oleh petugas. Kurangi risiko barang terhilang akibat mengandalkan pada tag yang mudah copot dari bandara, selalu beri label kepemilikan dan nomor yang harus dihubungi seandainya barang Anda tersesat. 

2. Lupa 
Ya, lupa adalah salah satu faktor tersering. Bisa terjadi ketika Anda harus sesegera mungkin tiba di rumah, atau sangat terburu-buru setelah mendengar kabar penting lewat pesan SMS/BBM. Bisa pula karena barang yang Anda genggam sudah sangat banyak, tidak ada yang membantu Anda, dan 1 tas lagi terlupakan. Atau bisa juga Anda sudah sangat lelah, tidak bisa berkonsentrasi, dan terlupakanlah tas itu. 

Apa pun alasannya, banyak orang yang bisa lupa dengan barang bawaan yang dititipkan di bagasi pesawat. Kadang, tanpa identitas kepemilikan sama sekali. 

Pada dasarnya, petugas bandara yang menemukan, jika memang tidak ada orang lain yang mengambil, akan menyimpannya hingga ada yang mencari. Namun, bila tidak, entah ke mana perginya tas itu. 

3. Salah kode penerbangan
Saat Anda melaporkan barang titipan ke bagasi kepada petugas bandara, sangat mungkin terjadi kesalahan pengetikan oleh petugas yang melayani sekian ribu orang per hari. 

Yang bisa Anda lakukan jika hal ini terjadi hanya melapor, dan berharap petugas menemukannya dalam waktu dekat. Akan sangat lebih baik jika ada penanda atau identitas kepemilikan yang melekat pada tas itu, dan bentuk barang bawaan/kopernya cukup unik dan detail agar memudahkan pencarian. 

4. Masuk ke pesawat yang salah
Dalam satu hari, ada ratusan penerbangan yang terjadi. Di dalam industri penerbangan, ada manusia yang bekerja di dalamnya. Manusia amat umum melakukan kesalahan. 

Tidak tertutup kemungkinan, saat loading barang di bagasi, koper atau barang bawaan yang dititipkan ke bagasi pesawat ditaruh di pesawat yang tidak searah dengan tujuan Anda. 

Jika ini terjadi, dan barang Anda ditemukan oleh petugas di tempat ia mendarat, dan tanda identitas kepemilikannya jelas, barang tersebut seharusnya dikirimkan kembali kepada Anda. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon