Taufik Hidayat: Pengurus Olahraga Harus yang Paham Olahraga

Rabu, 29 Januari 2014 | 21:28 WIB
SA
B
Penulis: Shesar Andriawan | Editor: B1
Taufik Hidayat
Taufik Hidayat (Istimewa)

Jakarta - Bagi Taufik Hidayat, menurunnya prestasi pebulutangkis selama satu dekade terakhir, ada hubungan dengan jaminan profesi. Di Indonesia menurutnya, profesi atlet belum mendapat jaminan kesejahteraan dari pemerintah. Hal ini ditambah dengan buruknya kepengurusan olahraga.

"Di Indonesia ini pengurusnya aja belum benar, masih suka ribut sendiri. Kalau pengurusnya saja nggak bener, gimana ke bawah-bawahnya mau bener?" kata Taufik di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (29/1).

Taufik tak merujuk kepada PBSI, namun lebih kepada KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) dan KOI (Komite Olimpiade Indonesia) yang terus berkonflik. Sementara selain itu, ada pula fenomena lain yang ditangkap Taufik.

"Anak-anak cewek biasanya kalau main bulutangkis cuma hobi, sampai kelas 6 SD. Begitu masuk SMP, kelihatan tinggi dan cantik, udah deh, jadi model saja," kata Taufik.

Perihal konflik KONI dan KOI, Taufik sendiri menolak ikut campur lebih jauh. Ia mengaku hanya ingin agar dua komite itu lebih fokus pada pengembangan olahraga.

"Saya tak bisa bilang lebih baik jadi satu, atau tetap dua. Tapi yang pasti, yang jadi pimpinan harus orang yang paham olahraga. Internalnya harus bener dulu. Kalau nggak ya, sampai 2030 misalnya, kita gini-gini aja terus," kata suami Ami Gumelar itu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon