Asia Agri Beritikad Baik Bayar Denda Rp 2,5 T
Kamis, 30 Januari 2014 | 17:59 WIB
Jakarta - Asian Agri Group (AAG) bersedia membayar denda Rp 2,5 triliun sesuai atas putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) sembari akan tetap melakukan upaya hukum yang memungkinkan, antara lain melalui Peninjauan Kembali ((PK).
"AAG pada prinsipnya menaati keputusan pengadilan dan Kejagung selaku eksekutor, AAG pada hari ini sudah membayar Rp 719 miliar dan disetorkan ke kas negara, sisanya dibayar mencicil sampai Oktober 2014 mendatang dengan pembayaran Rp 200 miliar per bulan dengan jaminan bilyet giro," kata Kuasa Hukum 14 perusahaan di bawah AAG, Yusril Ihza Mahendra di Jakarta, Kamis (30/1).
Dia menegaskan AAG mempunya hak untuk menempuh upaya hukum baik secara biasa maupun luar biasa. "Itu sah dan konstitusional," katanya.
Di sisi lain, Yusril mempertanyakan atas putusan MA yang menghukum Suwir Laut serta denda Rp 2,5 triliun untuk 14 perusahaan AAG. "Kalau kami telaah yang diadili Suwir Laut sebagai perseorangan namun AAG tidak pernah diadili dan membela diri. Dan kasus Suwir Laut bukan korporasi," katanya.
Lebih lanjut dia menegaskan, sesuai hukum, seseorang tidak bisa dihukum tanpa diadili sebelumnya. Yusril juga mempertanyakan telah keluarnya putusan kasasi dari MA yang harus membayarkan denda dua kali lipat dari pokok pajak.
Adapun saat ini berkas Asian Agri masih dalam proses banding di pengadilan pajak mengenai dasar perhitungan pokok pajak yang harus dibayarkan AAG. "Pajaknya mencapai Rp 1,25 triliun, namun denda dari MA dua kali lipat menjadi Rp 2,5 triliun, katanya.
Karena itu, dia mengharapkan pemerintah dengan arif untuk mencabut pemblokiran agar perusahaan bisa bekerja dengan normal.
Sementara itu, Direktur Utama PT Inti Indosawit Subur Supriyadi, menyatakan pihaknya akan melakukan pembayaran denda dengan dilandasi itikad baik demi kelangsungan kegiatan operasional perusahaan. "Serta demi menjaga kesejahteraan hidup 25 ribu karyawan serta 29 ribu keluarga petani plasma," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




