Keluarga Buya Hamka Bersyukur
Selasa, 8 November 2011 | 18:47 WIB
Beliau (Buya Hamka) sejak awal sudah menjadi pahlawan bagi kami," ucap Fathiyah Hamka.
Pihak keluarga merasa berterima kasih dan bersyukur atas gelar Pahlawan Nasional yang diberikan kepada beberapa tokoh Indonesia.
"Kami, keluarga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah. Beliau (Buya Hamka) sejak awal sudah menjadi pahlawan bagi kami," ucap Fathiyah Hamka, putri dari Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah atau yang dikenal dengan Buya Hamka, di Istana Negara setelah acara penganugerahan, hari ini.
Buya Hamka lahir di Kampung Molek pada 17 Februari 1908 dan wafat di Jakarta pada 24 Juli 1981.
Semasa hidupnya Hamka dikenal sebagai ulama, aktivis politik, dan penulis Indonesia yang sangat terkenal ke seluruh pelosok nusantara.
Hamka juga tokoh Muhammadiyah dan pernah menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 1957.
Fathiyah mengatakan dari daerah asal Buya Hamka, Sumatera Barat, sudah lama menghubungi keluarga untuk mengusulkan dirinya menjadi pahlawan nasional.
"Ini merupakan kebanggaan yang kami terima, karena tokoh yang yang dicintai menjadi pahlawan nasional," kata Fathiyah.
Pihak keluarga merasa berterima kasih dan bersyukur atas gelar Pahlawan Nasional yang diberikan kepada beberapa tokoh Indonesia.
"Kami, keluarga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah. Beliau (Buya Hamka) sejak awal sudah menjadi pahlawan bagi kami," ucap Fathiyah Hamka, putri dari Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah atau yang dikenal dengan Buya Hamka, di Istana Negara setelah acara penganugerahan, hari ini.
Buya Hamka lahir di Kampung Molek pada 17 Februari 1908 dan wafat di Jakarta pada 24 Juli 1981.
Semasa hidupnya Hamka dikenal sebagai ulama, aktivis politik, dan penulis Indonesia yang sangat terkenal ke seluruh pelosok nusantara.
Hamka juga tokoh Muhammadiyah dan pernah menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 1957.
Fathiyah mengatakan dari daerah asal Buya Hamka, Sumatera Barat, sudah lama menghubungi keluarga untuk mengusulkan dirinya menjadi pahlawan nasional.
"Ini merupakan kebanggaan yang kami terima, karena tokoh yang yang dicintai menjadi pahlawan nasional," kata Fathiyah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




