DPR Inisiatif Minta Pengampunan Tuti di Arab
Jumat, 11 November 2011 | 17:52 WIB
Surat dikirim DPR RI dan ditembuskan ke Raja Arab Saudi
Dewan Perwakilan Rakyat akhirnya mengirim surat ke Arab Saudi memohon pengampunan atas Tuti Tursilowati, tenaga kerja asal Indonesia yang dihukum pancung atas tuduhan membunuh majikannya, yang menurut Tuti telah memperkosa dia.
Surat itu ditujukan kepada keluarga Suud Malhaq Al Utaibi, bekas majikan Tuti, dan ditembuskan kepada Raja Arab Saudi.
"Surat dikirim DPR RI dan ditembuskan ke Raja Arab Saudi, Presiden SBY, Duta Besar Saudi Arabia, maupun Duta Besar RI di Riyadh, dan Satgas TKI," kata Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso,di Jakarta, Jumat (11/11).
Surat itu ditulis dalam bahasa Inggris dan berisi permohonan maaf kepada keluarga majikan Tuti. Isi surat juga menyertakan permohonan agar Tuti divonis bebas dengan pengganti uang.
"Atas nama persaudaraan kedua bangsa, kami memohon ketersediaan keluarga untuk memaafkan saudari Tuti Tursilawati karena langkah ini adalah langkah yang paling kita mungkinkan dan kami yakini dengan ridho Allah ta alla berkenan untuk mengabulkan," jelas Priyo.
Apabila isi surat yang dikirim via email itu dijawab secara positif, lanjut Priyo, maka sebaiknya pemerintah segera merespons dengan menyiapkan uang penggantinya.
"Kalau pemerintah nggak ada kita akan mencarikan di APBN dan seterusnya semoga Tuti bisa diselamatkan pada menit-menit ini," kata Priyo.
Dewan Perwakilan Rakyat akhirnya mengirim surat ke Arab Saudi memohon pengampunan atas Tuti Tursilowati, tenaga kerja asal Indonesia yang dihukum pancung atas tuduhan membunuh majikannya, yang menurut Tuti telah memperkosa dia.
Surat itu ditujukan kepada keluarga Suud Malhaq Al Utaibi, bekas majikan Tuti, dan ditembuskan kepada Raja Arab Saudi.
"Surat dikirim DPR RI dan ditembuskan ke Raja Arab Saudi, Presiden SBY, Duta Besar Saudi Arabia, maupun Duta Besar RI di Riyadh, dan Satgas TKI," kata Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso,di Jakarta, Jumat (11/11).
Surat itu ditulis dalam bahasa Inggris dan berisi permohonan maaf kepada keluarga majikan Tuti. Isi surat juga menyertakan permohonan agar Tuti divonis bebas dengan pengganti uang.
"Atas nama persaudaraan kedua bangsa, kami memohon ketersediaan keluarga untuk memaafkan saudari Tuti Tursilawati karena langkah ini adalah langkah yang paling kita mungkinkan dan kami yakini dengan ridho Allah ta alla berkenan untuk mengabulkan," jelas Priyo.
Apabila isi surat yang dikirim via email itu dijawab secara positif, lanjut Priyo, maka sebaiknya pemerintah segera merespons dengan menyiapkan uang penggantinya.
"Kalau pemerintah nggak ada kita akan mencarikan di APBN dan seterusnya semoga Tuti bisa diselamatkan pada menit-menit ini," kata Priyo.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




