Jaring Investor, Manajer Investasi Fokus ke Sektor Ritel

Kamis, 6 Maret 2014 | 18:55 WIB
C
FH
Penulis: C02 | Editor: FER
Ketua Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI), Denny Thaher memberi kata sambutan. (Foto: BeritaSatu Photo / MI - Uthan A Rachim)
Ketua Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI), Denny Thaher memberi kata sambutan. (Foto: BeritaSatu Photo / MI - Uthan A Rachim) (BeritaSatu Photo / MI - Uthan A Rachim/Uthan A Rachim)

Jakarta - Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) mengimbau semua pelaku industri reksa dana, khususnya manajer investasi, untuk fokus kepada pengembangan pasar ritel.

Ketua APRDI Denny Thaher mengatakan, terdapat berbagai kekhawatiran terkait perkembangan industri reksa dana nasional. Reksa dana Indonesia dinilai belum maksimal. Sebagai contoh, jumlah pemodal reksa dana dalam negeri baru mencapai 180.000 nasabah.

"Untuk menjawab berbagai tantangan ini, saya rasa kita harus fokus ke ritel bukan lagi ke investor institusi. Ini merupakan redefinisi pertumbuhan reksa dana masa depan," kata Denny di Jakarta, (6/3).

Selain itu, dia mengungkapkan, kemudahan transaksi diperlukan untuk menjaring lebih banyak investor. Transaksi dan reporting harus dapat dilakukan melalui platform elektronik, bukan lagi secara manual.

Hingga 2017, APRDI menargetkan sebanyak 5 juta investor dan total dana kelolaan sebesar Rp 1.000 triliun.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon