Malaysia Minta Kapal Perang AS Mencari di Samudera Hindia
Jumat, 14 Maret 2014 | 07:29 WIB
Pihak Malaysia belum menegaskan apakah data itu memang berasal dari pesawat yang hilang, sehingga mungkin saja berasal dari pesawat lain yang terbang berdekatan.
"Tampaknya pesawat tetap terbang di sebagian besar waktu itu," kata seorang pejabat senior AS secara anonim. Indikasi bahwa pesawat tetap terbang tidak didasarkan pada informasi pemerintah AS, namun pada hasil pantauan radar dan data pesawat itu sendiri, ujarnya.
Kesimpulan dia, ada alasan untuk menduga pesawat masih terbang selama empat jam kemudian, namun tidak ada indikasi spesifik di mana sebetulnya posisi pesawat ketika itu.
Terkait hal tersebut, kapal perang AS, USS Kidd, telah beranjak menuju Samudera Hindia untuk mulai mencari di kawasan itu, ujar dia.
Kapal jenis destroyer milik AL AS itu sekarang dalam perjalanan atas permintaan pemerintah Malaysia, kata Komodor William Marks dari Armada Ketujuh AS, seperti dikutip CNN.
"Kami ke sini bukan untuk kerja freelance, itu bukan hal yang dipikirkan Angkatan Laut atau orang lain," kata Marks.
"Jadi ini atas permintaan pemerintah Malaysia. Mereka meminta AL untuk menggerakkan kapal ke barat menuju Selat Malaka. Ini terkoordinasi, beberapa kapal dan pesawat tetap berada di wilayah timur, dan sebagian ke barat. Dan kami ikut ke barat."
Mary Schiavo, mantan inspektur jenderal di Departemen Transportasi AS, mengatakan meskipun informasi terakhir ini tidak jelas atau akurat, pemerintah tidak punya pilihan kecuali mengikutinya.
"Menurut saya, berdasarkan informasi entah reliable atau tidak, kami harus merespon," ujar perempuan itu.
"Tidak mungkin kami tidak menindaklanjuti petunjuk ini, karena itu berarti tidak berperikemanusiaan. Mungkin saja petunjuk itu memang yang kita butuhkan. Menurut saya, kita memang harus melakukannya."
Dengan demikian, hampir satu pekan sejak pesawat Boeing 777-200 dengan 239 orang itu hilang, area pencarian bukan dipersempit, namun malah tambah meluas dari semula hanya di sekitar Teluk Thailand.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




