Jokowi 'Nyapres', Golkar Akan Perkuat Basis Suara

Sabtu, 15 Maret 2014 | 17:13 WIB
A
FH
Penulis: A-25 | Editor: FER
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan yang juga Wakil Ketum Partai Golkar, Fadel Muhammad (tengah), saat bersama Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (kiri), serta sejumlah tokoh masyarakat, dalam satu kesempatan di Jakarta.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan yang juga Wakil Ketum Partai Golkar, Fadel Muhammad (tengah), saat bersama Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (kiri), serta sejumlah tokoh masyarakat, dalam satu kesempatan di Jakarta. (ANTARA FOTO/Ujang Zaelani)

Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Fadel Muhammad mengatakan, majunya Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden (capres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) membuat Partai Golkar harus lebih bekerja keras.Pasalnya Partai Golkar sendiri menganggap Jokowi sebagai saingan yang terberat dalam perhelatan pemilu presiden (pilpres) 2014.

"Akhirnya setelah ada pengumuman itu kita sadar bahwa dengan majunya Jokowi, kita harus lebih siap karena bagaimanapun juga Jokowi ini kan saingan yang berat buat Pak Aburizal Bakrie," ujarnya di acara Deklarasi Kampanye Berintegritas, di Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3).

Ditambahkan untuk itu Partai Golkar akan mengambil beberapa langkah strategis. Pertama memperkuat basis dimana peran suara Partai Golkar kuat seperti basis di luar Jawa terutama di kawasan timur Indonesia.

Kedua Partai Golkar juga sudah siapkan program-program besar yaitu membangun kerangka panjang sampai hingga tahun 2045 untuk negara Indonesia yang lebih sejahtera.

"Jadi ada program jangka panjang yang jelas buat kita yang bisa diukur tiap-tiap tahun," imbuhnya.

Ketiga, lanjut dia, pihaknya minta setiap kader untuk terus memperkuat akar rumput. Karena bagaimanapun juga pada akhirnya pertarungan sampai kesana.

"Tentu kita harus realistis. Karena ini pertarungan jangka panjang. Dahulu pun ketika Pak Aburizal Bakrie kita calonkan dari Golkar, Pak Jokowibelum jadi Gubernur DKI Jakarta. Jadi kemudian, beliau baru 1,5 tahun jadi gubernur ini hal yang baru. Kita harus tenang, dengan kepala dingin liat situasi ini tanpa harus terburu-buru. Kita harus buat partai ini solid," tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon