Lewat Virtual SAN, VMware Perkuat Pasar Storage
Minggu, 16 Maret 2014 | 19:08 WIB
Jakarta - VMware, Inc, perusahaan global virtualisasi dan infrastruktur cloud, mengumumkan ketersediaan VMware Virtual SAN, produk Software-Defined Storage pertama dari VMware.
Dibangun langsung ke dalam kernel VMware vSphere, VMware Virtual SAN menyediakan tingkat baru storage hypervisor terkonvergensi.
"Hari ini VMware mengubah cara storage telah dioperasikan sampai saat ini," kata Vice President and General Manager, SDDC Suite Business Unit, Vmware, John Gilmartin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (16/3).
Perangkat lunak ini mengabtraksikan dan mengumpulkan disk magnetik internal dan perangkat flash dari server x86 yang menjadi standar di industri untuk menghasilkan data store bersama berkinerja tinggi dan tangguh untuk mesin virtual (VM). Berdasarkan pengukuran internal, VMware Virtual SAN memiliki kinerja 2 juta input/output operations per second (IOPS) untuk read-only workload pada 32 node cluster; (1) dan 640.000 IOPS untuk mixed workload cluster pada 32 node cluster. (2)
"VMware Virtual SAN adalah solusi storage sangat sederhana yang optimal untuk lingkungan virtual yang membawa pendekatan aplikasi-sentris untuk manajemen storage. Pelanggan yang mengetahui VMware vSphere juga mengetahui VMware Virtual SAN, dan dapat mengandalkan kesamaan itu untuk menjalankan bisnis menggunakan VMware Virtual SAN," ujarnya.
VMware Virtual SAN menyederhanakan penyediaan dan manajemen storage serta mengurangi total biaya kepemilikan (TCO) sehingga memungkinkan model operasional lebih lincah. VMware Virtual SAN memberikan keandalan dan ketahanan dari sebuah sistem storage enterprise, dan sangat tangguh melindungi terhadap kehilangan data dalam hal terjadi kegagalan hardware. VMware Virtual SAN cocok untuk digunakan lingkungan virtual seperti Virtual Desktop Infrastructure (VDI ), pengujian/pengembangan, dan pemulihan bencana.
"VMware Virtual SAN memberikan kami kemampuan untuk melakukan skalabilitas kepada infrastruktur storage kami dan memberikan kami redudancy yang kami perlukan untuk membawa solusi kami ke pasar lebih cepat daripada Lini Bisnis pelanggan," kata Cloud Architect, Adobe Systems Incorporated, Frans Van Rooyen.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




