Penambangan Harus Jamin Kelangsungan SDA dan Keanekaragaman Hayati

Selasa, 18 Maret 2014 | 16:01 WIB
AR
WP
Penulis: Ari Supriyanti Rikin | Editor: WBP
Sebuah kendaraan berat saat mengangkut hasil tambang.
Sebuah kendaraan berat saat mengangkut hasil tambang. (AFP)

Jakarta - The Nature Conservancy (TNC) sebuah organisasi konservasi, memandang pentingnya praktik penambangan bertanggung jawab untuk pembangunan berkelanjutan.

Selain memetakan dengan baik pengelolaan sumber daya alam (SDA), langkah ini untuk meminimalisir punahnya keanekaragaman hayati.

Country Director TNC Program Indonesia Rizal Algamar mengatakan TNC Indonesia mendukung nilai-nilai berwawasan global, solusi berbasis ilmu dan pendekatan non konfrontatif terkait masalah-masalah lingkungan di Tanah Air.

"Dengan tren desentralisasi dan meningkatnya kesadaran publik tentang berbagai isu lingkungan, perusahaan tambang harus berubah dan menaruh perhatian yang lebih besar terhadap isu-isu sosial dan lingkungan," katanya di sela-sela Thought Leadership Forum ke-3 bertema Penambangan Bertanggung Jawab untuk Pembangunan Berkelanjutan di Jakarta, Selasa (18/3).

Senada perwakilan TNC Asia Pasifik Michael Looker mengungkapkan para ilmuwan TNC bekerja untuk mencari data pendukung sebagai solusi dalam pengelolaan sumber daya melalui Development by Design (DbD). "DbD ditujukan untuk membantu industri pertanian, minyak, gas dan tambang dalam operasinya di tempat-tempat dengan keanekaragaman hayati tinggi," ucapnya.

Menurut Looker, sebagai negara sedang berkembang sudah saatnya Indonesia menaruh perhatian besar dalam pembangunan infrastruktur pendukung yang dapat memberikan perlindungan terhadap berbagai habitat alami negeri ini.

Wakil Ketua Indonesia Mining Assocciation Tony Wenas menilai belum adanya peta yang sama masih menyulitkan aktivitas pertambangan. Izin kerap kali tumpang tindih dalam satu kawasan yang sama.

Oleh karena itu lanjutnya, dibutuhkan satu peta yang menentukan dengan pasti wilayah konservasi dan kawasan usaha pertambangan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon