Polsek Cikarang Timur Buru Pelaku Pembunuhan di Panti Pijat
Kamis, 20 Maret 2014 | 06:03 WIB
Bekasi - Kepolisian Sektor Cikarang Timur masih mengejar pelaku pembunuhan yang terjadi di panti pijat tradisional "Bunga Daahlia" di Jalan Raya Pantura Lemahabang-Karawang, RT 12 RW 4, Desa Karang Sari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (19/03) dini hari.
Kapolsek Cikarang Timur Kompol Yan Tambunan mengatakan, hingga saat ini anggota tim Reskrim masih mencari pelaku.
"Identitas pelaku kita sudah ketahui. Dua atau tiga hari lagi pelaku bisa kami tangkap," kata Kapolsek, Rabu (19/3).
Terkait kejadian ini, Kapolsek mengakui ada dugaan jika pelaku itu merupakan teman selingkuhan istri korban.
"Panti pijat seharusnya sudah tutup Pukul 22.00 WIB, tetapi kenapa ada pria yang datang pada pukul 03.00 dini hari? Ini kan menimbulkan pertanyaan?" kata Yan.
Menurut Yan, saat ditemukan anggotanya, korban yang bernama Ali Murtado Mugani Putra (40), sudah dalam keadaan tewas dengan kondisi bersimbah darah dengan posisi tertelungkup. "Kami temukan korban dalam kondisi luka bacok di tangan dan kepala," katanya.
Sebelum kejadian, kata Yan, di TKP hanya ada istri korban, pelaku dan satu karyawan panti pijat yang hendak pulang menunggu jemputan suaminya. Suami korban, tiba-tiba pulang ke rumah dan menyaksikan istrinya sedang berada di dalam kamar berdua dengan pelaku hingga dini hari. Dan terjadi pertengkaran hingga korban meninggal.
"Korban ini memang jarang pulang karena bekerja di daerah Bandung, kebetulan pada saat istrinya sedang berduaan di kamar bersama pelaku, korban pulang. Melihat istrinya sedang berduaan dengan pria lain, korban marah dan bertengkar," ungkapnya.
Korban meninggal dibawa di RS Polri, Jakarta Timur untuk keperluan otopsi dan kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi lain.
Wakil Kasat Reskrim Polresta Bekasi AKP Suwardi mengatakan, kronologi kejadian, sekitar pukul 24.00 WIB pelaku datang untuk minta dipijat oleh pemilik panti.
Saat sedang dipijat, tiba-tiba suami pemilik panti atau korban, pulang memergoki istrinya di dalam kamar sedang memijat pelaku.
Korban marah dan terjadi keributan. Ali Murtado Mugani Putra, suami pemilik panti pijat tewas dalam keributan itu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




