Madrid vs Barca, Pertaruhan Posisi dan Gengsi
Sabtu, 22 Maret 2014 | 23:08 WIB
Siaran Langsung RCTI, Senin (24/3) pukul 03.00 WIB.
Madrid – Perang akbar bakal tersaji di Estadio Santiago Bernabeu, Minggu (23/3) malam waktu setempat atau Senin (24/3) dinihari WIB. Dua klub raksasa Spanyol dan Eropa, Real Madrid dan Barcelona, bakal kembali mengadu kesaktian dalam laga yang lebih dikenal dengan sebutan El Clasico.
Pertandingan klasik ini begitu penting artinya bagi kedua klub. Selain menjaga gengsi dan nama besar dalam percaturan sepakbola di ranah Matador, laga ini sangat krusial artinya bagi kedua klub dalam menjaga posisinya di klasemen. Sebabnya, baik Madrid dan Barca sama-sama tengah berpacu dengan Atletico Madrid dalam perburuan gelar juara La Liga musim ini. Sementara, dari 28 jornada yang telah dilalui, Los Blancos berada dalam posisi yang lebih menguntungkan, unggul tiga (3) angka dari Los Colchoneros dan empat (4) poin dari Azulgrana.
Dengan demikian, di atas kertas, Madrid cukup bermain imbang guna mengamankan jaraknya dari Atletico dan Barcelona. Namun, dipastikan skuat asuhan Carlo Ancelotti turun ke lapangan dengan target meraih kemenangan. Sebabnya, dalam pertemuan pertama di Camp Nou, 26 Oktober 2013, Madrid harus menelan pil pahit, kalah 1-2 (0-1).
Pendek kata, di laga ini Cristiano Ronaldo dkk mengusung misi balas dendam guna meraup tambahan tiga poin yang bakal memuluskan langkah Madrid meraih gelar liga untuk ke-33 kalinya sepanjang sejarah. "Kami tidak berniat mencari hasil imbang, sebab kami punya keuntungan bermain di kandang sendiri. Kami akan berupaya semaksimal mungkin guna mengejar kemenangan," tegas Ancelotti.
Di lain pihak, tak ada pilihan lain bagi Lionel Messi dkk selain memetik kemenangan alias tiga poin demi menghidupkan kembali peluang Barcelona mempertahankan gelar liga. Hasil imbang apalagi sampai menelan kekalahan hampir dipastikan menutup peluang skuat yang diasuh Gerardo Martino tersebut. "Memang benar," aku Martino ketika disinggung apakah laga El Clasico kali ini menjadi penentu peluang Barcelona. "Imbang bukanlah hasil yang bagus. Kami butuh memetik kemenangan," imbuhnya.
Menghadapi laga akbar ini—El Clasico untuk ke-168 kalinya di La Liga atau untuk ke-226 kalinya di semua ajang kompetisi—Madrid berada dalam kondisi yang tengah on-fire. Sejak kekalahan di Camp Nou, dalam 32 pertandingan berikutnya Los Blancos tampil perkasa dan tak pernah menelan kekalahan. Sebaliknya, rapor Azulgrana berwarna abu-abu. Sukses menyingkirkan Manchester City di Liga Champions, dalam tiga partai liga yang terakhir, secara mengejutkan Messi dkk dua kali bertekuk lutut di tangan Real Sociedad dan Real Valladolid.
Kali ini, bermain di kandang dan didukung 80 ribu suporternya sendiri, Madrid lebih diunggulkan. Akan tetapi, untuk meraih hasil yang diidam-idamkan, Carlo Ancelotti mesti memaksimalkan eksistensi semua pemainnya. Utamanya, di lini tengah. Peran Xabi Alonso dan Luka Modric bakal sangat vital artinya. Membendung aliran bola yang dilontarkan Andres Iniesta dan Xavi Hernandez menjadi kunci bagi Madrid guna menguasai jalannya pertandingan.
Kehadiran trisula BBC, istilah baru yang dipopulerkan media massa Spanyol terhadap tiga pemain andalan Madrid: Ronaldo, Gareth Bale, dan Karim Benzema, juga menjadi faktor yang sangat menentukan. Ketajaman ketiga pemain tersebut tentunya bakal membuat Gerard Pique dkk berpikir tujuh keliling sebelum bergerak naik membantu penyerangan.
Yang harus dibenahi Carletto dalam permainan Madrid adalah formasi pemain saat tim mendapat tekanan dari pihak lawan. Carletto mesti mewanti-wanti CR7, Bale, dan Benzema, guna rajin ikut membantu lini pertahanan saat anak-anak Barca menguasai bola.
Di sisi lain, penampilan Barca di bawah arahan Martino terbilang rada berbeda dibanding saat tim diasuh Pep Guardiola dan Tito Vilanova. Meski tetap mengedepankan tiki-taka, pola permainan Messi dkk di musim ini dinilai lebih direct. Belum adanya formasi baku di lini depan plus masih kurang "in"-nya penampilan Neymar da Silva, tak jarang membuat daya dobrak Azulgrana jadi melempem.
Guna meraih tiga poin yang sangat krusial artinya dalam persaingan merebut gelar juara, Martino wajib mengeksploitasi kelemahan Madrid di sektor sayap. Karakter Marcelo dan Daniel Carvajal yang lebih suka menyerang merupakan kesempatan bagus bagi Neymar, Cesc Fabregas, Pedro Rodriguez, ataupun Alexis Sanchez, guna mengobrak-abrik pertahanan tuan rumah.
Prakiraan Formasi:
Madrid:
Diego Lopez; Marcelo, Sergio Ramos, Pepe, Daniel Carvajal; Xabi Alonso, Luka Modric; Gareth Bale, Angel Di Maria, Cristiano Ronaldo; Karim Benzema.
Barcelona:
Victor Valdes; Jordi Alba, Gerard Pique, Javier Mascherano, Daniel Alves; Xavi Hernandez, Sergio Busquets, Andres Iniesta; Cesc Fabregas, Lionel Messi, Neymar da Silva.
Enam Pertemuan Terakhir:
26 Oktober 2013: Barcelona 2-1 Real Madrid (La Liga)
2 Maret 2013: Real Madrid 2-1 Barcelona (La Liga)
27 Februari 2013: Barcelona 1-3 Real Madrid (Copa del Rey)
31 Januari 2013: Real Madrid 1-1 Barcelona (Copa del Rey)
8 Oktober 2012: Barcelona 2-2 Real Madrid (La Liga)
30 Agustus 2012: Real Madrid 2-1 Barcelona (Piala Super Spanyol)
Enam Pertandingan Terakhir:
Madrid:
19 Maret 2014: Real Madrid 3-1 Schalke (Liga Champions)
16 Maret 2014: Malaga 0-1 Real Madrid (La Liga)
10 Maret 2014: Real Madrid 3-0 Levante (La Liga)
2 Maret 2014: Atletico Madrid 2-2 Real Madrid (La Liga)
27 Februari 2014: Schalke 1-5 Real Madrid (Liga Champions)
22 Februari 2014: Real Madrid 3-0 Elche (La Liga)
Barcelona:
16 Maret 2014: Barcelona 7-0 Osasuna (La Liga)
13 Maret 2014: Barcelona 2-1 Manchester City (Liga Champions)
8 Maret 2014: Real Valladolid 1-0 Barcelona (La Liga)
3 Maret 2014: Barcelona 4-1 Almeria (La Liga)
23 Februari 2014: Real Sociedad 3-1 Barcelona (La Liga)
19 Februari 2014: Manchester City 0-2 Barcelona (Liga Champions)
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




