Partai Demokrat Yakin Masih Disukai Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Maret 2014 | 19:41 WIB
LT
YD
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: YUD
 Pramono Edhie Wibowo
Pramono Edhie Wibowo (Antara/Oky Lukmansyah)

Semarang - Partai Demokrat menyatakab tidak takut dengan hasil survei yang dilalukan beberapa lembaga survei yang memojokkan partai berlambang bintang biru tersebut.

Khususnya survei Charta Politika yang menyatakan Partai Demokrat menduduki posisi pertama partai yang tidak disukai masyarakat.

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo mengatakan apa pun hasil survei yang dilakukan para lembaga survei, akan terbukti benar atau tidak pada Pemilu Legislatif (Pileg) tanggal 9 April mendatang.

"Kalau ada yang mengatakan Partai Demokrat paling tidak disukai masyarakat, ya mari kita buktikan pada 9 April mendatang," kata Pramono di sela-sela blusukannya bertemu dengan para pedagang kaki lima di Taman KB, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (28/3).

Bukan berarti dirinya tidak percaya dengan hasil survei. Namun kadang-kadang lembaga survei memberikan pertanyaan kepada responden yang telah diatur jawabannya.

"Kalau pertanyaannya yang diajukan partai mana yang disukai atau tidak disukai ya ngga sah juga surveinya. Karena jawabannya sudah pasti bisa ditebak. Coba pertanyaan yang diajukan partai mana yang sudah berbuat banyak untuk rakyat, pasti beda hasil surveinya. Ya tapi kita lihat saja pada tanggal 9 April lah," ujarnya.

Bukti Partai Demokrat masih disukai oleh rakyat Indonesia, ungkap calon presiden Konvesi Partai Demokrat ini, dapat dilihat dari antusiasme warga mendatangu setiap kampanye Demokrat. Apalagi jika juru kampanye (jurkam) adalah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), warga membludak mendatangi lokasi kampanye.

"Bandingkan saja ketika kita melakukan kampanye terbuka dengan jurkam SBY, pasti selalu ramai warga yang ingin bersalaman. Kalau memang tidak disukai, mengapa warga selalu saja berebut untuk salaman dengan Pak SBY," ungkapnya.

Bukti lain Partai Demokrat masih dicintai rakyat Indonesia, ceritanya, adalah saat kampanye di Brebes. Saat itu hujan deras turun, tapi lokasi tetap dipenuhi oleh warga Brebes. Bahkan SBY pun turut mandi hujan bersama massa pendukungnya.

Sebelumnya, survei Charta Politika menempatkan Partai Demokrat sebagai partai politik yang paling tidak disukai masyarakat. Sementara itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Golongan Karya (Golkar) menyusul di peringkat kedua dan ketiga.

Partai Demokrat menempati urutan teratas dengan 17,1 persen, diikuti PKS 8,5 persen, dan Golkar 6,6 persen. Partai politik lainnya secara berturut-turut adalah PDI Perjuangan (4,9 persen), PKPI (4,1 persen), Nasdem (2,7 persen), PBB (2,4 persen), Gerindra (2,1 persen), PKB (1,9 persen), PAN (1,7 persen), Hanura (1,3 persen), dan terakhir PPP (1 persen).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon