Jus Delima Baik untuk Penderita Ginjal
Rabu, 16 November 2011 | 16:49 WIB
Membantu menjaga kualitas hidup penderita ginjal, termasuk menjaga tekanan darah dan kolesterolnya agar tetap normal.
Jus delima yang kaya antioksidan berkhasiat untuk membantu menjaga kualitas hidup pasien yang menderita penyakit ginjal, termasuk menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol yang biasanya dialami pula oleh mereka.
Lilach Shema dan rekan-rekannya dari Western Galilee Medical Center, Israel melakukan penelitian efek jangka panjang dari jus delima pada faktor-faktor risiko penyakit jantung seperti kolesterol tinggi dan tekanan darah pada pasien penyakit ginjal.
Secara acak 101 penderita ginjal yang menjalani terapi dialisis, menerima sekitar tiga dan setengah ons jus delima atau plasebo (istilah medis untuk sejenis obat dan sistem pengobatan semu yang kerap dijuluki obat palsu), tiga kali seminggu.
Dialisis itu sendiri merupakan tindakan medis yang tugasnya dalam beberapa hal sama dengan yang dilakukan oleh ginjal yang sehat.
Terapi ini diperlukan bila ginjal tidak dapat lagi bekerja sesuai dengan yang dibutuhkan oleh tubuh.
Satu tahun kemudian pasien yang mengonsumsi jus delima tekanan darahnya menurun sebanyak 22 persen dibandingkan kelompok pasien yang mengonsumsi plasebo hanya 7,7 persen.
Mereka juga menemukan bahwa pasien yang minum jus buah delima memiliki tekanan darah lebih sehat.
Tak hanya itu, kadar kolesterol dan plak-nya yang menumpuk di arterinya pun berkurang.
Jus delima yang kaya antioksidan berkhasiat untuk membantu menjaga kualitas hidup pasien yang menderita penyakit ginjal, termasuk menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol yang biasanya dialami pula oleh mereka.
Lilach Shema dan rekan-rekannya dari Western Galilee Medical Center, Israel melakukan penelitian efek jangka panjang dari jus delima pada faktor-faktor risiko penyakit jantung seperti kolesterol tinggi dan tekanan darah pada pasien penyakit ginjal.
Secara acak 101 penderita ginjal yang menjalani terapi dialisis, menerima sekitar tiga dan setengah ons jus delima atau plasebo (istilah medis untuk sejenis obat dan sistem pengobatan semu yang kerap dijuluki obat palsu), tiga kali seminggu.
Dialisis itu sendiri merupakan tindakan medis yang tugasnya dalam beberapa hal sama dengan yang dilakukan oleh ginjal yang sehat.
Terapi ini diperlukan bila ginjal tidak dapat lagi bekerja sesuai dengan yang dibutuhkan oleh tubuh.
Satu tahun kemudian pasien yang mengonsumsi jus delima tekanan darahnya menurun sebanyak 22 persen dibandingkan kelompok pasien yang mengonsumsi plasebo hanya 7,7 persen.
Mereka juga menemukan bahwa pasien yang minum jus buah delima memiliki tekanan darah lebih sehat.
Tak hanya itu, kadar kolesterol dan plak-nya yang menumpuk di arterinya pun berkurang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




