Presiden Indonesia Harus Kuat Fisik dan Mental

Senin, 7 April 2014 | 16:08 WIB
CP
YD
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: YUD
Wakil Ketua MPR, Melani Leimena Suharli (kiri), dan peneliti pusat kajian politik UI, Ani Sutjipto (kanan), menjadi nara sumber dalam Dialog Pilar Negara MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/2).
Wakil Ketua MPR, Melani Leimena Suharli (kiri), dan peneliti pusat kajian politik UI, Ani Sutjipto (kanan), menjadi nara sumber dalam Dialog Pilar Negara MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/2). (Antara/Ismar Patrizki)

Jakarta - Presiden Indonesia kedepannya diharapkan mempunyai fisik dan mental yang kuat. Sebab, menjabat orang nomor satu di republik ini tidaklah mudah.

"Penting bagi presiden untuk punya fisik dan mental kuat," kata Wakil Ketua MPR Melani Leimena Suharli dalam diskusi bertajuk "Menunggu Pemerintah Ideal Pasca Pemilu 2014", di Gedung DPR, Jakarta, Senin (7/4).

Dia menjelaskan alasan presiden juga mesti bermental kuat karena akan menghadapi tantangan yang kian beragam.

"Zaman dulu 'menginjak' (gambar atau foto) presiden bisa masuk karung. Sekarang kan (gambar atau foto) presiden banyak yang diinjak-injak," ucapnya.

Dia menambahkan, seorang presiden mesti menjunjung kejujuran. "Sekarang ini banyak kasus korupsi terjadi. Tentunya orang akan lihat presiden kita jujur atay tidak," imbuh Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat ini.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon