Ketua KPU Yakin 80% Lebih Pemilih di Rutan Pondok Bambu Gunakan Hak Pilihnya

Rabu, 9 April 2014 | 15:01 WIB
A
B
Penulis: A-25 | Editor: B1
Gubernur Banten non aktif, Ratu Atut Chosiyah keluar dari mobil tahanan setibanya di Gedung KPK Jakarta, Rabu (12/2).
Gubernur Banten non aktif, Ratu Atut Chosiyah keluar dari mobil tahanan setibanya di Gedung KPK Jakarta, Rabu (12/2). (Antara/Wahyu Putro A)

Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Manik mengunjungi proses pemungutan suara di tempat pemungutan suara (TPS) Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Ketua KPU didampingi Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Rutan Pondok Bambu serta KPU Kota Jakarta Timur

"Sejauh ini saya lihat di Rutan Pondok Bambu tadi, di pukul 11.00 WIB saja sudah 80 persen pemilih yang gunakan hak pilihnya. Kepala Lapas juga bilang, semua yang terdaftar sangat antusias memilh," ujarnya di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Rabu (9/4).

Pelaksanaan pemungutan suara yang diikuti 1.046 warga binaan rutan ini pun terpantau cukup meriah. Husni juga menegaskan bahwa semua kebutuhan logistik, khususnya surat suara di Rutan Pondok Bambu pun dilaporkan sudah terpenuhi.

"Tapi memang tidak semua memilih, karena ada beberapa warga asing dan beberapa lagi umurnya belum cukup, sehingga yang lainnya itu dipastikan dengan kecukupan surat suaranya," katanya.

Husni berharap, tingginya animo pemilih di rutan Pondok Bambu juga berlaku di luar rutan. Husni juga memastikan bahwa seluruh warga binaan diperlakukan sama dan tidak ada yang diistimewakan.

Anggota KPU Jakarta Timur bidang pemutakhiran data pemilih, Wage Wardana mengatakan, total warga rutan yang memenuhi syarat sebagai pemilih tercatat sebanyak 1.046 orang. Namun yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) hanya 1.025 orang.

"Sebanyak 21 orang yang belum masuk dalam DPT itu, karena baru masuk ke sini setelah DPT ditetapkan. Ada juga yang karena identitas pemilihnya," katanya.

Kepala Rumah Tahanan Pondok Bambu, Sri Susilatri mengatakan, pemungutan suara di rutan Pondok Bambu dilakukan di tiga TPS, yakni TPS 113, 114, dan 115. Setiap TPS, menampung sekitar 300 lebih pemilih.

Di TPS 113, nama Gubernur Provinsi Banten Ratu Atut Chosiyah tercatat akan menggunakan hak pilihnya. Namun hingga rombongan KPU dan media massa meninggalkan rutan, sekitar pukul 11.00 WIB, yang bersangkutan belum juga mencoblos.

Kemudian di TPS 115, dijadwalkan terpidana kasus korupsi pembahasan anggaran Kemdiknas dan Kempora, Angelina Sondakh, akan menggunakan hak pilihnya. Namun sama halnya dengan Atut, yang bersangkutan juga belum nampak ketika rombongan media massa hadir di lokasi.

"Mungkin nanti jam 12.00 WIB atau mendekati detik-detik terakhir baru akan gunakan hak pilihnya, mungkin belum hadir di TPS karena melihat banyak wartawan," tutur Sri.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon