Partipasi Pemilu di Jambi Rendah

Kamis, 10 April 2014 | 20:42 WIB
RS
YD
Penulis: Radesman Saragih | Editor: YUD
Ilustrasi Pemilu 2014
Ilustrasi Pemilu 2014 (Istimewa)

Jambi - Partisipasi pemilih untuk menggunakan hak suara mereka pada pemilihan umum legislatif (Pileg), 9 April 2014 di Kota Jambi tergolong rendah. Rendahnya partisipasi pemilih itu tercermin dari banyaknya pemilih yang tidak melakukan pencoblosan surat suara pada Pileg, Rabu (9/4). Jumlah pemilih yang tidak melakukan pencoblosan pada pileg di beberapa tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Jambi bahkan ada yang hanya 51 % saja.

Demikian dikatakan Ketua Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi, Hazairin kepada SP di Kota Jambi, Kamis (10/4) terkait evaluasi pelaksanaan Pileg 2014 di Jambi.

Hazairin mengatakan, berdasarkan pantauan KPU Provinsi Jambi, KPU Kota Jambi dan Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus ke beberapa TPS di Kota Jambi, Rabu (9/4), pemilih yang tidak menggunakan hak pilih mereka tergolong tinggi.

Jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak pilih di TPS 15, Kelurahan Paal V, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi misalnya mencapai 197 orang atau sekitar 51,16 % dari 385 pemilih di TPS tersebut.

Rendahnya partisipasi pemilih tersebut juga diakui Ketua KPU Provinsi Jambi, M Subhan. Berdasarkan pantauan KPU Provinsi Jambi di Kota Jambi dan di beberapa daerah kabupaten, pemilih yang tidak menggunakan hak pilih mereka berkisar 20-50 %.

Rendahnya partisipasi pemilih tersebut, lanjut M Subhan banyak dipengaruhi distribusi logistik pemilu yang tidak lancar dan salah sasaran. Surat undangan memilih yang tidak sampai kepada pemilih di Kota Jambi dan di beberapa kabupaten menjadi salah satu penyebab utama para pemilih tidak mau menggunakan hak pilih mereka.

Kemudian, para pemilih di rumah sakit banyak yang tidak menggunakan hak suara mereka karena tidak masuk dalam daftar pemilih.

Selain itu, tambah M Subhan, beberapa TPS di Kabupaten Sarolangun dan Merangin kekurangan surat suara, sehingga proses pemungutan suara di TPS ada yang diundur hingga sore hari. Sebanyak 40 orang pemilih di TPS 10, Kelurahan Aur Gading, Sarolangun terpaksa melakukan pencoblosan di TPS lain akibat kurangnya surat suara di TPS 10 Aur Gading tersebut.

Kemudian pemungutan suara di TPS Desa Sungai Tabir, Merangin, terpaksa diundur menjadi pukul 15.00 WIB karena TPS tersebut kekurangan 48 lembar. Sedangkan di Kabupaten Tebo, ada surat suara yang tertukar dari TPS yang berbeda, sehingga pemungutan suara terpaksa diulang untuk mengganti surat suara yang sudah sempat dicoblos pemilih.

"Namun pemungutan suara Pileg, Rabu (9/4) di Provinsi Jambi, tidak ada yang diulang. Hanya ada pengunduran waktu pemungutan suara di beberapa TPS. Secara umum, pileg di Jambi lancar," katanya.

Pelanggaran

Sementara itu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi menerima laporan mengenai money politics (politik uang) dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tanjungjabung Timur (Tanjabtim).

Ketua Bawaslu Provinsi Jambi, Asnawi mengatakan, berdasarkan laporan Panwaslu Tanjabtim, dua orang warga Kelurahan Nipahpanjang II, Tanjabtim, Irwan Saputra dan Toni melaporkan dua orang anggota tim sukses seorang caleg karena memberikan mereka uang kepada mereka melalui serangan fajar. Mereka diminta memilih caleg yang memberikan tersebut. Irwan Saputra mendapatkan uang Rp 200.000 dan Toni mendapatkan uang Rp 100.000.

"Laporan warga mengenai politik uang tersebut akan ditindaklanjuti Panwaslu Tanjabtim. Anggota tim sukses yang memberikan uang tersebut akan dipanggil untuk klarifikasi. Selanjutnya proses hokum politik uang tersebut akan dilakukan Gakkumdu Tanjabtim,"katanya.

Dijelaskan, cukup banyak pelanggaran pemilu yang terjadi di Provinsi Jambi, khususnya pelanggaran politik uang. Namun pelanggaran tersebut sulit dibuktikan karena banyak warga yang menerima uang dari caleg atau tim sukses caleg tidak bersedia melapor. Hal tersebut membuat pembuktian mengenai politik uang tersebut sulit.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon