Persipasi Bekasi Resmi Dibubarkan

Selasa, 15 April 2014 | 17:04 WIB
JS
JS
Penulis: Jaja Suteja | Editor: JAS
Para pemain Persipasi Bekasi saat berlatih dalam persiapan menghadapi kompetisi Divisi Utama.
Para pemain Persipasi Bekasi saat berlatih dalam persiapan menghadapi kompetisi Divisi Utama. (Clear.co.id)

Bekasi - Sebuah kabar buruk dalam dunia sepak bola terjadi di Bekasi. Klub kebanggaan warga kota di Timur Jakarta itu, Persipasi Bekasi, secara resmi dibubarkan. Melalui CEO PT Patriot Indonesia, Yulianto Kartono, manajemen resmi membubarkan Persipasi, Selasa (15/4).

Pembubaran ini dipicu oleh tak diizinkannya mereka menggunakan Stadion Patriot sebagai home base oleh Walikota Bekasi, Rahmat Effendi. Padahal stadion yang terletak tak jauh di Pintu Tol Bekasi Barat ini telah selesai dibangun kembali dan diresmikan. Manajemen Persipasi juga mengklaim bahwa sepekan lalu, mereka bahkan telah mendapat izin dari Walikota.

"Terjawab sudah penantian kita. Surat Pak Walikota sudah kami terima, dan intinya adalah menolak permohonan Persipasi bermain di Bekasi," kata Yulianto seperti dikutip situs resmi Persipasi, www.persipasi.com.

"Dengan sangat menyesal, maka mulai besok (Rabu, 16 April) tim Persipasi saya Bubarkan! Terima kasih teman-teman, air mata kesedihan saya semoga bisa menghangatkan bumi Bekasi. Salam Persipasi jaya," Yulianto menambahkan dalam pesannya.

Pesan Yulianto itu kemudian disebarkan kepada seluruh pemain, manajemen dan staf Persipasi. Jika tidak ada yang menyelamatkan Persipasi, maka bisa dipastikan klub itu musim depan akan turun kasta ke Liga Nusantara (amatir).

Pembubaran tersebut ternyata tidak bisa diterima oleh masyarakat Bekasi dan suporter Persipasi. Selain melakukan demo di depan halaman kantor Pemerintah Kota Bekasi, suporter Persipasi Bekasi juga membuat petisi di laman change.org dengan link www.change.org/id/petisi/walikota-kota-bekasi-buka-gembok-stadion-kami-pak-walikota.

Petisi tersebut menuntut Walikota memberikan izin kepada Persipasi Bekasi untuk menggelar laga home Divisi Utama 2014 di Bekasi. Dalam pernyataannya, pencinta Persipasi menyebut pelarangan Persipasi bermain di Stadion Patriot tidak logis dan syarat kepentingan.

Apalagi pada 10 Maret lalu stadion tersebut telah diresmikan dan telah dipakai untuk uji coba melawan Persija Jakarta yang dipenuhi oleh kedua suporter.

Diusir

Senin (14/4) lalu atau sehari menjelang kick off laga pembuka Persipasi di Divisi Utama melawan Persikab Kabupaten Bandung, manajemen diusir dari kantor Persipasi. Selain diusir, keluar pula surat pelarangan Persipasi menggunakan Stadion Patriot.

"Kami sudah bingung. Kami seperti hidup di zaman antah barantah. Negara komunis sekalipun sangat menghargai olahraga. Jika memang belum ada payung hukum, berarti apa pelanggaran yang dilakukan Persipasi? Bukankan pelanggaran terjadi karena ada aturan yang melarangnya?" kata Faturahman S Kanday, Direktur Operasional Persipasi Bekasi.

Padahal seminggu sebelumnya, Walikota telah mengizinkan penggunaan Stadion Patriot untuk menjadi homebase Persipasi di Divisi Utama. Pihak manajemen pun telah melaporkan hal ini kepada operator Liga, PT. Liga Indonesia. Keputusan selanjutnya mengenai laga Persipasi vs Persikab ada pada pihak PT. Liga Indonesia.

Batalnya laga Persipasi Bekasi menghadapi Persikab membuat banyak pihak kecewa, termasuk para suporter yang telah membeli tiket. Adapun untuk penukaran tiket tersebut akan dilakukan Rabu (16/4) di halaman kantor Persipasi Bekasi mulai pukul 10.00 WIB.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon