Ketua KPPS Coblos Dobel, TPS Sangele Coblos Ulang
Rabu, 16 April 2014 | 09:25 WIB
Tentena - Puluhan warga memenuhi halaman SD GKST 2 Tentena, Poso, Sulawesi Tengah yang berhawa sejuk pada Rabu (16/4) pagi. Secara bergantian, mereka memasuki ruang kelas dimana TPS 7 Desa Sangele, Kecamatan Pamona Puselemba berada.
Hari ini, di SD yang tengah libur menyambut Paskah itutengah dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) legeslatif. Itu karena dalam pemungutan suara pada 9 April lalu, Ketua KPPS yang lama, Amal Sandewa, diketahui melakukan pelanggaran dengan mencoblos lebih dari satu surat suara.
"Yang bersangkutan mencoblos 4 kartu suara dengan alasan mewakili satu keluarga. Tentu ini adalah pelanggaran dan kasusnya ditangani Sentra Gakumdu di Polres Poso," kata Kapolsek Pamona Utara Kompol Alberth Tawalujan.
Ada sekitar 14 anggota polisi yang diterjunkan dalam pengamanan PSU di TPS yang mempunyai 254 pemilih dalam DPT-nya itu. Para polisi berjaga di seputar TPS di kecamatan yang terletak sekitar 70 km dari Poso dan dominan dihuni warga Kristiani itu.
Ketua KPU Poso Taufik Hidayat, yang juga ikut hadir memantau, mengatakan jika pihaknya telah menyurati sejumlah intansi di Pamona untuk memberi kesempatan pada pegawainya untuk mencoblos.
"Memang ada surat dari KPU jika pada 15 April semua suara harus sudah masuk. Tapi ya bagaimana lagi karena kita baru menerima keputusan Panwas pada tanggal 14 sehingga akhirnya dalam pleno KPU lalu diputuskan jika baru hari ini bisa digelar PSU," bebernya.
Niko Kampu, salah seorang warga yang baru menggunakan hak pilihnya mengatakan jika dirinya tetap datang untuk memilih karena ingin berpartispasi.
"Saya kemarin tanggal 9 datang dan kini datang lagi, tidak masalah. Semoga kali ini bisa jujur dan adil," kata Niko yang sehari-hari menjadi petani ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




