Seleksi Calon Pimpinan KPK

Mengintip Kekayaan Calon Pimpinan KPK

Minggu, 20 November 2011 | 23:36 WIB
I
B
Penulis: INU | Editor: B1
(Dari kiri) Bambang Widjojanto, Abdullah Hehamahua, Fahmi, dan Yunus Husein sedang menunggu giliran seleksi capim KPK, beberapa waktu lalu
(Dari kiri) Bambang Widjojanto, Abdullah Hehamahua, Fahmi, dan Yunus Husein sedang menunggu giliran seleksi capim KPK, beberapa waktu lalu (Antara Foto)
Calon pimpinan KPK Aryanto Sutadi memiliki kekayaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dengan nilai paling tinggi.

Berdasarkan data yang diperoleh Humas KPK, Minggu (20/11), disebutkan total harta Aryanto pada pelaporan terakhir 17 Maret 2011 lalu sebesar Rp4.443.442.860. Kekayaan Deputi Bidang Pengkajian dan Penanganan Sengketa Badan Pertanahan Nasional (BPN) terbanyak disumbang dari aset tanah dan bangunan di kawasan Bekasi, Karawang dan Palu senilai Rp2.504.535.500 dan giro setara kas senilai Rp1. 186.157.360.

Kemudian disusul oleh staf ahli Jaksa Agung, Zulkarnaen. Total nilai hartanya yangd dilaporkan tahun 2007 berjumlah Rp1.551.621.361. Kekayaan dia berbentuk tanah dan bangunan tersebar di Padang, Pare Pare, Batam, Sleman, Bukittinggi dan Jakarta Barat senilai Rp889.797.500 serta giro setara kas senilai Rp456.573.861 dan US$10.000.

Harta mantan Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein yang dilaporkan pada 11 Februari 2011 mencapai Rp679.981.546 dan US$34.796. Kekayaan itu terdiri dari tanah dan bangunan di kawasan Bekasi senilai Rp273.144.000, giro setara kas senilai Rp348.488.160 dan US$19.474 serta utang sebesar Rp183.203.450.

Berikutna, Penasihat KPK, Abdullah Hehamahua tercatat memiliki harta Rp460.529.427. Berdasarkan LHKPN yang dilaporkannya pada 16 Maret 2009 itu diketahui hartanya terdiri dari tanah dan bangunan di kawasan Sukabumi dan Depok senilai Rp154.602.500, alat transportasi senilai Rp101.000.000, dan utang sebesar Rp8.750.000.

Deputi Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat (PIPM) KPK Handoyo Sudrajat terakhir melaporkan LHKPN pada 12 Mei 2010 dengan total harta berjumlah Rp360.995.013. Kekayaan itu terdiri dari tanah dan bangunan di wilayah Jakarta Timur sebesar Rp214.652.000, giro setara kas sebesar Rp110.843.013 serta utang sebesar Rp250.000.000.

Tiga calon pimpinan KPK lainya, advokat Bambang Widjojanto, pengacara Abraham Samad dan anggota Kompolnas Adnan Pandu Praja tidak diketahui jumlah laporan harta masing-masing karena mereka bukan pejabat negara.

Menurut rencana, Komisi III DPR mulai menggelar uji kepatutan dan kelayakan delapan calon pimpinan KPK mulai 21 November hingga 1 Desember 2011. Setiap hari, DPR menguji satu calon.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon