SBY Terbang Perdana Bersama Pesawat Kepresidenan
Senin, 5 Mei 2014 | 10:09 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hari ini terbang perdana bersama pesawat kepresidenan Boeing Business Jet (BBJ2) dari Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Denpasar, Bali. Rombongan akan lepas landas pada pukul 13.00 WIB.
Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan, penerbangan tersebut menjadikan Bali sebagai provinsi pertama di Indonesia, yang dikunjungi Presiden SBY menggunakan pesawat jenis Boeing 737-800.
"Ini pertama kali Bapak Presiden menggunakan pesawat kepresidenan. Kunjungan pertama adalah Bali," kata Julian di Jakarta, Senin (5/5).
Julian mengatakan, di tingkat regional, Myanmar akan menjadi negara pertama yang akan dikunjungi Presiden dengan pesawat canggih, yang dibeli dari perusahaan Boeing Company seharga Rp 847 miliar. Rencananya, pada 10 Mei 2014 mendatang Presiden akan bertolak ke Myanmar untuk menghadiri KTT ASEAN.
Lebih lanjut dikatakan, sebelum digunakan Presiden, pesawat kepresidenan dengan kode registrasi RI-001 dan dipanggil dengan sandi Indonesia One saat ditumpangi Presiden, terlebih dulu melakukan uji coba penerbangan, yang dipimpin Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, pada 10 April lalu. Saat ini, lanjut Julian, pesawat kepresidenan ditempatkan di bawah Skuadron Udara 17 VIP TNI AU.
"Pesawat Kepresidenan sudah melakukan uji coba ke Banda Aceh, Manado, dan Merauke. Mensesneg Sudi Silalahi yang pimpin penerbangan uji coba itu. Saat ini, Provinsi Bali menjadi daerah pertama kunjungan kerja Presiden menggunakan pesawat kepresidenan," jelas Julian.
Rencananya, selama berada di Bali, 5-7 Mei 2014, Presiden didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono akan meresmikan pembukaan Konferensi Open Government Partnership (OGP) Asia-Region Pasifik dan mengunjungi Museum di Istana Mancawarna Bali.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




