Lawan Madrid, Gladi Resik Luis Enrique
Selasa, 6 Mei 2014 | 19:42 WIB
Vigo – Pelatih Celta Vigo, Luis Enrique Martinez Garcia, bakal menghadapi ujian pertamanya sebelum mendapat tugas menjadi entrenador Barcelona di musim depan. Ujian pertama dimaksud adalah tatkala Celta menjamu Real Madrid di Estadio Balaidos, Minggu (11/5).
Sampai saat ini Luis Enrique belum resmi menjadi pelatih Lionel Messi dkk di musim depan. Akan tetapi, media massa Spanyol meyakini begitu kompetisi musim ini berakhir, konfirmasi pengangkatan Luis Garcia, 43 tahun, akan segera diumumkan ke depan publik.
Sebabnya, pada Senin (5/5) kemarin, bertempat di rumahnya di Gava, Enrique kedapatan menjamu petinggi Barcelona, semisal Direktur Olahraga Klub Andoni Zubizarreta dan dua pejabat Teknis Area Klub, Albert Valentin dan Narcis Julia.
Nah, pertandingan di pekan ke-37 menjamu Real Madrid, ditengarai menjadi gladi resik bagi Enrique untuk menunjukkan kemampuannya pada Barcelona. Kebetulan, saat ini, peluang Los Azulgrana untuk menjadi juara La Liga kembali terbuka menyusul hasil tak terduga yang diraih Atletico Madrid dan Los Blancos.
Posisi Celta sendiri di klasemen sangat aman, jauh dari jerat degradasi. Namun, peluang Celta menembus zona Eropa telah tertutup. Artinya, tidak ada target khusus yang diemban Michael Krohn-Dehli dkk.
Akan tetapi, seperti disebutkan di atas, menjamu pasukan Carlo Ancelotti menjadi kesempatan terbaik bagi Enrique untuk menarik simpati dan respek dari Barcelona, mulai dari para pemain, manajemen, dan pendukungnya.
Di lain pihak, sebelum bertanding melawan skuat asuhan Luis Enrique, Madrid terlebih dahulu harus melewati Real Valladolid, Rabu (7/5) besok malam. Kegagalan mendulang poin penuh di Nuevo Zorilla membuat peluang Cristiano Ronaldo dkk bersaing dengan Atletico dan Barcelona kian tertutup.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




