Dalam Tiga Tahun, Harta Bupati Bogor Meningkat Rp 1,4 Miliar
Kamis, 8 Mei 2014 | 13:29 WIB
Jakarta- Bupati Bogor Rachmat Yasin ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga telah melakukan transaksi suap. Rachmat yang hingga kini masih menjalani pemeriksaan intensif di KPK, tercatat pernah melaporkan harta kekayaannya ke KPK sebanyak dua kali.
Pelaporan pertama, pada tahun 2008 ketika Rachmat menjabat Bupati Bogor. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Rachmat yang diakses dari situs acch.kpk.go.id, harta Rachmat pada tahun 2008 hanya sebanyak Rp5 miliar.
Adapun pelaporan kedua, dilakukan Rachmat pada 15 September 2011. Di mana, terjadi peningkatan jumlah harta kekayaan sebanyak Rp1,4 miliar menjadi Rp6,4 miliar.
Data terkini 2013-2014 belum tersedia.
Rachmat tercatat mempunyai harta berupa tanah ratusan hektar di Bogor bernilai Rp4,8 miliar. Pria yang pernah diperiksa KPK terkait kasus Hambalang ini mempunyai harta bergerak sejumlah Rp1,3 miliar.
Harta bergerak itu berupa alat transportasi mobil Mercedez Benz R 280 LAT tahun 2008 perolehan tahun 2009 seharga Rp650 juta, Mercedez Benz G300 tahun pembuatan 1994, perolehan sendiri senilai Rp200 juta dan Toyota Vellfire 2009 perolehan tahun 2010 senilai Rp700 juta.
Di samping itu, Rachmat mempunyai harta bergerak lain senilai Rp92 juta.
Rachmat juga mencatatkan kepemilikan atas sejumlah logam mulia perolehan tahun 1999 hingga 2003 dengan jumlah Rp8,5 juta. Rachmat juga mempunyai harta bergerak lain yang nilainya Rp60 juta.
Terdapat kepemilikan giro dan setara kas lainnya senilai Rp575 juta. Rachmat juga tercatat mempunyai hutang Rp426 juta dan hutang kredit Rp92 ribu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




