Sengketa Lahan Hambat Pembangunan Jalan Arteri Sulawesi Barat

Sabtu, 10 Mei 2014 | 06:22 WIB
B
YD
Penulis: BeritaSatu | Editor: YUD
Ilustrasi sengketa lahan
Ilustrasi sengketa lahan (Istimewa)

Mamuju - Pembangunan jalan arteri di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat terhambat sengketa lahan.

"Pemilik lahan yang dilalui jalan arteri bersengketa hukum di pengadilan, sehingga lahan jalan arteri belum dibebaskan pemerintah, dan menjadi penghambat pembangunan jalan arteri di Kota Mamuju," kata Kepala Bidang Bina Agraria Biro Pemerintahan Pemprov Sulbar, Sofyan di Mamuju, Sabtu (10/5).

Ia mengatakan, seharusnya jalan itu sudah dibangun pemerintah karena jalan itu telah ditenderkan namun karena ada sengketa lahan jalan itu belum bisa dibangun pemerintah.

"Pemerintah terpaksa menunggu sengketa lahan itu sampai selesai sebelum pemerintah segera membebaskan lahan tersebut untuk dilalui jalan arteri yang akan dibangun pemerintah di Sulbar," katanya.

Menurut dia, pemerintah di Sulbar telah menghitung sekitar 4,7 hektare lahan warga yang sedang bersengketa akan segera dibebaskan pemerintah ketika sengketa selesai.

"Kalau sengketa lahan selesai maka pembangunan jalan arteri dapat dilaksanakan dan pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp4,6 miliar melalui APBD untuk pembebasannya," katanya.

Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh sebelumnya mengatakan, jalan arteri di Kabupaten Mamuju akan dibangun mulai dari kantor Gubernur Sulbar yang terletak di Kelurahan Rangas sampai Bandara Tampapadang di Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju, sepanjang 23 kilometer.

Menurut dia, pembangunan jalan arteri menuju Bandara Mamuju yang dibangun menyisir pantai itu, merupakan jalan arteri tahap pertama, karena nantinya pada tahap kedua, pemerintah akan membangun kembali jalan arteri dari Bandara Mamuju menuju pelabuhan Belang Belang Kabupaten Mamuju.

Ia mengatakan, secara keseluruhan jalan arteri yang dibangun pemerintah di Sulbar tersebut, akan memiliki panjang mencapai 102 Km karena pada tahap ketiga akan kembali dibangun dari kantor Gubernur Sulbar menuju pelabuhan Palipi Kabupaten Majene.

Menurut dia, jalan arteri yang dibangun pemerintah di Sulbar itu, akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 1,9 triliun sampai rampung tahun 2016 dengan jumlah empat lajur dengan lebar 20 meter itu Ia mengatakan, tahun 2015 sedang diperjuangkan anggaran pembangunan jalan arteri melalui APBN sebesar Rp 250 miliar dan pada tahun ini anggarannya mencapai Rp 100 miliar.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon