AS Luncurkan Pesawat Canggih Cari Korban Penculikan di Nigeria
Selasa, 13 Mei 2014 | 21:25 WIB
Washington - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengungkapkan sudah meluncurkan pesawat canggih untuk membantu pemerintah Nigeria menemukan 200-an siswa yang diculik kelompok teroris Boko Haram pada 14 April lalu. Selain itu AS menyediakan satelit komersialnya untuk membantu pencarian tersebut. Hal itu dilakukan setelah Boko Haram merilis video 130 siswa sebagai tebusan pada pemerintah Nigeria untuk membebaskan pasukan Boko Haram ditawan.
"Kami sudah berbagai satelit komersial dan segera meluncurkan pesawat ISR (intelligence, surveillance,reconnaissance) tentunya dengan seizin pemerintah Nageria," ujar seorang pejabat senior di Gedung Putih yang enggan disebutkan namannya.
Ia mengatakan lebih lanjut sebuah tim ahli yang beranggotakan 30 orang terdiri dari anggota FBI dan Departemen Pertahanan AS sudah berada di Nigeria.
Sumber BBC di Washington Rajini Vaidyanathan mengungkapkan pesawat canggih tersebut belum diketahui jenisnya, namun punya kemampuan untuk mendeteksi lalu lintas komunikasi dan pembicaraan lewat telepon genggam dalam jangkauan yang sangat luas.
Sumber lain, seperti diberitakan Reuters, menyatakan pemerintah AS juga akan menggunakan drone untuk memperkuat pencarian korban penculikan.
Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Jen Pskai, kemarin menjelaskan sejumlah intelijen sudah mempelajari video yang dirilis Boko Haram untuk mencari petunjuk lokasi pengambilan gambar.
Pogu Bitrus, seorang pemimpin pasukan pemerintah di kota Chibok, tempat penculikan terjadi menjelaskan latar belakang video tersebut kemungkinan berasal dari hutan sekitar Sambisa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




