Arief Tjakraamidjaja

Ketagihan Triatlon

Jumat, 16 Mei 2014 | 12:33 WIB
IH
AB
Penulis: Indah Handayani | Editor: AB
Arief Tjakraamidjaja, Marketing Manager PT Fonterra Brands Indonesia
Arief Tjakraamidjaja, Marketing Manager PT Fonterra Brands Indonesia (Istimewa)

Triatlon bukanlah kompetisi olahraga yang mudah dijalani. Sebab, kompetisi itu mencakup tiga cabang olahraga, yaitu renang, balap sepeda, dan lari, yang dilakukan secara berkesinambungan dalam satu kesatuan waktu. Namun, Marketing Manager Fonterra Brands Indonesia, Arief Tjakraamidjaja malah mengaku ketagihan dengan kompetisi tersebut.

"Awalnya, itu saya coba ikut triatlon di Bali tahun lalu. Eh, sekarang jadi ketagihan untuk melakukan triatlon di waktu senggang
saya," katanya di Jakarta, belum lama ini.

Dia menyukai triatlon karena olahraga tersebut dapat dijalaninya sendiri. Hal tersebut berdasarkan kondisinya saat ini yang sulit untuk mengajak teman-temannya melakukan olahraga bersama, seperti basket.

Selain itu, ia merasakan manfaat yang sangat besar terhadap kesehatan sejak melakoni olahraga itu. Misalnya, kolesterolnya turun signifikan. Bahkan, di musim pancaroba seperti saat ini, ia mengaku tidak lagi menderita flu. Padahal, dulunya penyakit itu sering kali menyambanginya.

Ditambah lagi, olahraga tersebut mampu mengurangi stres yang dialaminya dan diperoleh ketika menjalani aktivitas keseharian dan pekerjaan. "Kalau habis triatlon, rasanya seperti hormon endorfin naik, jadi merasa bahagia," kata pria yang menempuh pendidikan master-nya di George Washington University, Amerika Serikat (AS) ini.

Pada awalnya, Arief mengaku tidak menyukai olahraga itu. Terlebih, latihan olahraga tersebut banyak dilakukan di pusat kebugaran atau dilakukan di satu tempat, sehingga sempat sangat membosankannya. Tak heran, apabila pada awalnya, ia mengaku sangat berat menjalaninya. Namun, setelah dilakukannya selama satu bulan, hal itu malah kemudian menjadi kebiasaan yang menyenangkan. Malah, dia merasa ada yang kurang saat tidak melakoninya. "Kalau enggak triatlon, sekarang malah badan terasa tidak enak," jelasnya.

Setelah banyak latihan dijalaninya di dalam ruangan dan area yang terbatas, Arief akan mengikuti kompetisi triatlon di ruangan terbuka di Bintan, Kepulauan Riau. Dia pun berani mengambil nomor full triatlon. Arief memasang target untuk bisa melakukan olahraga tersebut hanya dalam waktu tiga jam dengan jarak tempuh sekitar 180 km.

Menjelang kompetisi, Arief mengaku telah melakukan berbagai persiapan dengan matang. Dia telah berlatih keras selepas bekerja dan mengikuti beberapa komunitas lari dan sepeda. Hal tersebut secara tidak langsung telah memberikan semangat baginya untuk mengikuti kompetisi lainnya, satu di antaranya di Bintan.

"Sebelumnya, catatan waktu saya dua jam, itu nomor yang pendek. Tapi dalam kompetisi di Bintan itu, saya targetnya bisa mengikuti full triatlon dengan waktu tempuh paling tidak tiga jam," ujar bapak dari satu anak ini.

Perjalanan Karier
Setelah lulus dari pendidikan master-nya di AS, Arief langsung kembali ke Tanah Air dan mengawali kariernya dengan bekerja di dunia perbankan. Namun, pekerjaannya itu tidak lama digelutinya atau hanya bertahan selama satu tahun. Dia merasa dunia perbankan bukanlah hasratnya.

Setelah itu, Arief pun berpindah ke PT Unilever Indoensia dan dipercaya menempati bidang marketing. Di bidang tersebut, ia mengaku mulai menemukan passion dan merasakan sebagai pekerjaan yang diinginkannya. Setelah bekerja selama tujuh tahun di Unilever, ia akhirnya memilih untuk bergabung dengan Fonterra Brands Indonesia.

Sepanjang berkarier, Arief mengaku, pengalaman menjalani posisinya sekarang adalah yang paling berkesan. Sebab, di kala bergabung pada produk yang ditanganinya, yaitu Anlene, dia menghadapi banyak tantangan, baik dari eksternal dan internal. Bahkan, penjualan produk yang ditanganinya sempat mengalami sedikit guncangan.

Namun kala itu, Arief juga yakin bahwa potensi pasar untuk produk Anlene yang ditanganinya masih sangat besar. Masyarakat juga sebenarnya sudah sangat mengenal produk Anlene sebagai susu berkalsium tinggi.

Setelah itu, ia mengeluarkan beberapa kebijakan untuk mendongkrak penjualan produk yang ditanganinya itu. Akhirnya, penjualan produk pun kembali stabil dan naik. "Bahkan, tahun ini, penjualan kami akan mencetak rekor terbaru," pungkas Arief.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon