PT Jakpro Siap Bangun SPBG untuk Transjakarta
Rabu, 21 Mei 2014 | 13:58 WIB
Jakarta - Sebagai salah satu pemegang saham di PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menyatakan siap membangun stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) untuk bus Transjakarta.
Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Budi Karya Sumadi menyatakan, pihaknya siap menambah jumlah SPBG di Jakarta. Namun untuk membangun SPBG membutuhkan waktu yang cukup lama.
Karena, PT Jakpro harus berkoordinasi dulu dengan instansi terkait SPBG. Selain itu, melakukan pengkajian untuk mengetahui berapa jumlah SPBG yang diperlukan untuk dibangun dan memenuhi kebutuhan armada bus Transjakarta.
"Memang diinfokan ada tujuh depo yang harus dibangun. Nanti apakah di tujuh depo itu dibuat SPBG. Atau seperti apa. Jadi banyaknya SPBG yang akan dibangun harus kami konfirmasikan dulu," kata Budi, Rabu (21/5).
Karena pembangunan SPBG membutuhkan waktu yang tidak sebentar, maka Budi menegaskan koordinasi yang dilakukan tidak akan berlama-lama.
Paling tidak dalam waktu satu bulan ke depan, koordinasi dengan berbagai instansi terkait sudah dapat selesai. Kemudian, dalam delapan bulan berikutnya, SPBG baru sudah beroperasi melayani bus Transjakarta.
PT Jakpro akan berkoordinasi dengan Pertamina dan PGN, sebagai pemilik jaringan pipa gas. Sementara itu untuk pembangunannya, sebagian akan kerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Energi serta pihak swasta. Diperkirakan satu SPBG menghabiskan anggaran sebesar Rp 30 miliar.
"Kita akan kerja sama dengan dinas terkait atau pihak swasta. Karena anggarannya cukup besar yakni Rp 30 miliar untuk satu SPBG. Dalam bulan ini akan koordinasi dengan Transjakarta. Dan kita harapkan satu bulan kita bisa konsolidasi materi," terangnya.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), PT Jakpro diminta untuk turut membangun SPBG di setiap pool Transjakarta. Sehingga nantinya, bus Transjakarta tidak kesulitan lagi untuk pengisian BBG.
"PT Jakpro kan punya saham. Dia harus bikin sebanyak mungkin SPBG. Kita minta bangun di setiap pool Transjakarta. Sesuai target kan akan ada 40 lebih SPBG di Jakarta. Minimal bisa bangun 20 SPBG juga bagus," ujar Ahok.
Idealnya jumlah SPBG di Jakarta mencapai 40 titik. Namun saat ini, setidaknya baru ada delapan SPBG, di antaranya berada di daerah Daan Mogot Jakarta Barat sebanyak 2 unit, di Jalan Pemuda Jakarta Timur 1 unit, di Pasar Minggu, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pinang Ranti, dan Jalan Raya Bogor masing-masing 1 unit SPBG.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




