Pengamat: Terzalimi Justru Dipilih Rakyat
Rabu, 28 Mei 2014 | 01:54 WIB
Jakarta - Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menilai adanya kampanye-kampanye hitam tidak lagi terlalu memengaruhi para pemilh di Indonesia. Oleh karena itu, aksi tersebut justru menurut dia bisa menguntungkan pihak yang dikampanyekan secara hitam oleh pihak rivalnya.
"Pola seolah-olah terzolimi ini efektif mengelola emosional pemilih," demikian kata Pangi Chaniago ketika dihubungi, Selasa (27/5).
Bahkan kampanye hitam juga menurutnya mulai tak lagi efektif sebagai cara untuk menjatuhkan pada pemilu sebelumnya. Dia mencontohkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang pada emilu sebelumnya mendapat serangan kampanye hitam justru mendapat simpati para pemilih pada waktu itu.
Namun demikian pengamat dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah ini mengatakan, peluncur kampanye hitam bisa jadi dari kubu yang menjadi sasaran kampanye tersebut. Tujuannya tak lain untuk meraup simpati masyarakat.
"Apakah benar-benar kompetitor lawan politik yg melakukannya, atau jangan-jangan dari tim internal calon sendiri yang mengelola kampanye hitam sehingga itu tadi seolah-olah merasa korban," lanjut dia.
Hal itu disampaikannya menyusul mulai bermunculannya kampanye hitam yang ditujukan baik kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo-Hatta Rajasa.
"Identifikasi siapa yang melakukan serangan kampanye hitam yang agak sulit melihatnya," kata dia lagi.
Sementara itu yang berperan penting dalam merespons kampanye hitam kata dia adalah tim sukses dari masing-masing calon. Peran para pasangan calon presiden dan calon wakil presiden dinilainya tak akan terlalu signifikan membantah berbagai kampanye hitam. Yang juga penting adalah pendidikan politik yang baik dan hal tersebut bisa ditunjukkan oleh para calon presiden yang kini akan menuju Pemilu 9 Juli mendatang.
"Catatan saya kedua kubu melakukan kampanye hitam, mencari kelemahan masing masing calon. Cara mengeremnya pendidikan politik dan keteladanan yang dicontohkan dari kedua pasangan yang selalu menyampaikan pesan agar menghentikan kampanye hitam," kata dia lagi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




