Polisi Siap Gelar Uji Coba Sistem Satu Arah di Kawasan Antasari
Kamis, 5 Juni 2014 | 14:05 WIB
Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah melakukan persiapan terkait pelaksanaan uji coba sistem satu arah di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari, Jakarta Selatan, pukul 06.00-09.00 WIB, Jumat (6/6) besok.
"Kami sudah melakukan persiapan untuk melaksanakan sistem satu arah di Jalan Layang Non Tol Antasari. Sudah koordinasi dengan stakeholders, menentukan waktu, menyiapkan kekuatan personel, serta sarana dan pra sarana," ujar Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan, AKBP Sutimin, di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (5/6).
Dikatakan Sutimin, sistem satu arah dilaksanakan dalam rangka mengurai kemacetan lalu lintas, khususnya di pagi hari dari arah Selatan (Cilandak) menuju arah Utara (Blok M).
"Mulai pukul 06.00 sampai 09.00, Jalan Layang Non Tol dari arah Utara (Mabes Polri) ke arah Selatan ditutup. Jalan akan digunakan untuk lalu lintas dari arah Cilandak menuju Blok M atau Jalan Sudirman," ungkapnya.
Ia menyampaikan, kendaraan yang menuju Jalan Sudirman-Thamrin akan di arahkan menggunakan jalur sebelah kanan, keluar Blok M, tepatnya di samping Langangan Mabes Polri.
"Untuk kendaraan yang mengarah ke Blok M atau Walikota Jakarta Selatan tetap menggunakan Jalan Layang Non Tol Antasari jalur sebelah kiri, keluar di depan walikota. Sementara kendaraan dari Utara ke Selatan, yang selama ini menggunakan Jalan Layang Non Tol Antasari, diarahkan melalui jalan bawah atau jalur lama," jelasnya.
Sutimin mengungkapkan, pihaknya sudah menyiapkan rambu-rambu petunjuk, barrier, traffic cone, dan akan menempatkan anggota di titik tertentu sesuai kebutuhan, guna keamanan, keselamatan dan ketertiban lalu lintas di lokasi.
"Untuk sosialisasi kami pasang spanduk-spanduk baik arah Selatan (Cilandak) maupun dari arah Utara (Blok M)," katanya.
Menurutnya, sekitar 50 personel akan bertugas di lokasi dan sekitarnya. Pada pelaksanaan perdana, nanti ada voorijder di depan diikuti kendaraan masyarakat di belakangnya.
"Barrier di atas sudah dipotong, sekitar 15 meter untuk masuk ke lajur kanan. Selain itu, ada tim motor yang akan kontrol melihat imbasnya bagaimana. Pasti ada yang pro dan kontra," terangnya.
Lebih lanjut, uji coba akan berlangsung selama satu minggu. Nanti akan dievaluasi bertahap. Jika dinilai efektif akan ditetapkan permanen.
"Kalau berhasil, selanjutnya kami akan melakukan rekayasa lalu lintas di traffic light Cipete ke depan," imbuhnya.
Dia mengimbau, kepada pengguna jalan agar dapat menyesuaikan dengan rekayasa dan pengaturan lalu lintas yang telah ditetapkan.
"Tetap memperhatikan rambu-rambu yang ada dan petunjuk petugas di lapangan," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




