Persipura Tegaskan Bermain di ISL
Jumat, 25 November 2011 | 22:44 WIB
Persipura Jayapura menolak keputusan PSSI memasukkan 6 klub mantan IPL ke kompetisi musim ini.
Meski berulang kali diklaim akan bermain di Indonesian Premier League, Persipura Jayapura justru menegaskan kalau mereka telah berkomitmen bermain di Indonesian Super League.
Sekretaris Umum Persipura Thamrin Sagala menyatakan bahwa mereka tidak menerima penjelasan yang memuaskan dari PSSI, sehingga memutuskan memilih ISL.
"Kami mengirim surat pada PSSI pada 22 November untuk meminta penjelasan tentang enam klub yang naik secara gratis, padahal kongres Bali memutuskan bahwa ISL diikuti 18 klub hasil kompetisi sebelumnya," kata Thamrin, Jumat (25/11).
"PSSI menjawab bahwa sekarang sudah 18 klub. Tapi justru enam klub ISL dibuang. Kami sangat keberatan dengan keputusan itu karena kami melihat masalah besar dalam fair play," lanjutnya.
Setelah itu, manajemen Persipura mengusulkan rekonsiliasi nasional, yang hingga saat ini masih belum dijawab PSSI.
Tanpa respon yang jelas dari PSSI, tim berjuluk Mutiara Hitam pun akhirnya memilih untuk berlaga di ISL.
"Kami mengambil sikap tidak bisa mengikuti jadwal IPL dan memilih bermain di ISL," tegas Thamrin.
Persipura sendiri dijadwalkan untuk menghadapi Arema Indonesia, Sabtu (26/11). Alih-alih mempersiapkan diri untuk menghadapi Arema, klub Papua itu malah menjadi tuan rumah Inter Island Club dan akan menghadapi Persisam Samarinda pada partai final.
Meski berulang kali diklaim akan bermain di Indonesian Premier League, Persipura Jayapura justru menegaskan kalau mereka telah berkomitmen bermain di Indonesian Super League.
Sekretaris Umum Persipura Thamrin Sagala menyatakan bahwa mereka tidak menerima penjelasan yang memuaskan dari PSSI, sehingga memutuskan memilih ISL.
"Kami mengirim surat pada PSSI pada 22 November untuk meminta penjelasan tentang enam klub yang naik secara gratis, padahal kongres Bali memutuskan bahwa ISL diikuti 18 klub hasil kompetisi sebelumnya," kata Thamrin, Jumat (25/11).
"PSSI menjawab bahwa sekarang sudah 18 klub. Tapi justru enam klub ISL dibuang. Kami sangat keberatan dengan keputusan itu karena kami melihat masalah besar dalam fair play," lanjutnya.
Setelah itu, manajemen Persipura mengusulkan rekonsiliasi nasional, yang hingga saat ini masih belum dijawab PSSI.
Tanpa respon yang jelas dari PSSI, tim berjuluk Mutiara Hitam pun akhirnya memilih untuk berlaga di ISL.
"Kami mengambil sikap tidak bisa mengikuti jadwal IPL dan memilih bermain di ISL," tegas Thamrin.
Persipura sendiri dijadwalkan untuk menghadapi Arema Indonesia, Sabtu (26/11). Alih-alih mempersiapkan diri untuk menghadapi Arema, klub Papua itu malah menjadi tuan rumah Inter Island Club dan akan menghadapi Persisam Samarinda pada partai final.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




