Boko Haram Kembali Culik Perempuan Nigeria
Selasa, 10 Juni 2014 | 02:25 WIB
Chibok – Kelompok militan bersenjata Boko Haram dilaporkan kembali menculik banyak perempuan Nigeria. Kali ini, mereka menculik 20 perempuan dari permukiman nomaden di kawasan timur laut Nigeria dekat kota Chibok.
Sebelumnya, pada April lalu, militan Islam ini menculik hampir 300 siswi. Hingga sekarang, sebagian besar siswi itu masih hilang.
Alhaji Tar, anggota dari salah satu kelompok yang dibentuk untuk menahan serangan Boko Haram mengatakan, sekelompok orang bersenjata tiba di Garkin Fulani pada Kamis (5/6) siang. Mereka memaksa perempuan untuk masuk ke kendaraan mereka di bawah todongan senjata.
Kelompok ini juga membawa tiga pemuda yang berusaha menghentikan penculikan. Mereka kemudian melaju ke lokasi yang tidak diketahui dalam bentangan terpencil negara bagian Borno.
Berita tentang penculikan terakhir itu terungkap setelah terkuaknya tragedi yang menimpa warga Maiduguri. Sekitar 100 jenazah ditemukan terkubur hampir seminggu setelah serangan Boko Haram di Maiduguri. Para pemimpin lokal mengatakan, lebih banyak korban serangan yang belum ditemukan.
Warga Attagara, Maiduguri, Lawan Abba Kaka dan John Gulla mengatakan, hampir 110 orang dikebumikan setelah militan menyerbu desa mereka. Setidaknya tiga orang lainnya dimakamkan karena tewas pada penyerangan Selasa dan Rabu pekan lalu.
Boko Haram, yang ingin mendirikan negara Islam di Nigeria, telah meningkatkan jumlah serangan dalam beberapa bulan terakhir ini. Warga sipil menanggung beban kekerasan itu.
Ali Ndume, yang mewakili Borno Selatan di Senat Nigeria mengatakan, penguburan telah terjadi di sembilan desa yakni 42 di Attagara, 24 di Aganjara, dan 20 di Agapalwa.
"Banyak orang yang berhasil melarikan diri mengaku bahwa mereka melihat ada mayat di semak-semak dan dekat lereng gunung," katanya kepada wartawan yang menemui mereka di Maiduguri. "Banyak orang yang kabur dan terjebak di bukit-bukit. Mereka tewas karena tanpa makanan ataupun air minum," tambah korban selamat.
Sementara itu, ratusan orang dikhawatirkan tewas dalam serangan di distrik Gwoza, Borno. Beberapa tokoh masyarakat menyebutkan, korban tewas sekitar 500 orang. Namun, belum ada verifikasi atas klaim tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




