Jadi Penyebab Banjir, Saluran Tambun Rengas Segera Dinormalisasi
Rabu, 11 Juni 2014 | 08:06 WIB
Jakarta - Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI, Sudin PU Tata Air Jakarta Timur dan instansi terkait lainnya akan menormalisasi saluran penghubung (Phb) Tambun Rengas, Cakung, Jakarta Timur.
Normalisasi dilakukan untuk mengembalikan lebar dan kedalaman saluran yang memiliki panjang sekitar 1,7 km hingga menuju Kanal Banjir Timur (KBT) itu.
Saluran yang semula memiliki lebar 10 hingga 12 meter itu sejak 10 tahun terakhir menyempit menjadi sekitar empat meter. Sementara kedalamannya semakin dangkal dari semula sekitar dua meter kini hanya sekitar 50 hingga 100 cm.
Akibat penyempitan dan pendangkalan itu, permukiman warga yang berada RW 07 dan 08 Cakung Timur kerap dilanda banjir dengan ketinggian sekitar 50 sampai sekitar 100 cm.
"Kalau tidak dinormalisasi sampai kapan pun lingkungan di RW 07 dan 08 Cakung Timur akan terus menjadi langganan banjir karena kondisi saluran sepanjang sekitar 1,7 km itu sudah semakin menyempit dan dangkal," kata Camat Cakung, Ali Murtadho, Selasa (10/6).
Pria yang akrab disapa Adho ini mengatakan sepanjang saluran terdapat 33 rumah warga yang berdiri di atasnya. Untuk itu, pihaknya akan menyosialisasikan terlebih dulu rencana normalisasi tersebut. Rencananya, sosialisasi akan dilakukan pekan depan.
"Seluruh pemilik bangunan akan dipanggil ke kantor kecamatan untuk diberikan sosialisasi," katanya.
Adho menyatakan, warga yang terdampak normalisasi tidak akan mendapatkan uang kerohiman. Hal itu lantaran, mereka sudah menempati lahan milik pemerintah tanpa melalui izin.
Sementara itu, Kasie PU Tata Air Kecamatan Cakung, Subandi mengatakan, normalisasi saluran Phb Tambun Rengas akan dilakukan setelah proses sosialisasi. Dikatakan, dari panjang sekitar 1,7 km, puluhan bangunan milik warga berdiri di atas saluran sepanjang sekitar 700 meter.
"Saluran Phb Tambun Rengas ini akan dikeruk sedalam satu hingga meter. Kemudian sisi kiri-kanannya dilebarkan ke posisi semula, yakni sekitar 10 sampai 12 meter," ujar Subandi.
Dikatakan Subandi, normalisasi yang akan dilakukan berdasar banyaknya keluhan warga RW 07 dan 08 Cakung Timur yang menjadi langganan banjir saat musim hujan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




