Pemotongan Anggaran, Kempera Hapus Bantuan Sertifikasi Rumah
Jumat, 20 Juni 2014 | 15:51 WIB
Pandeglang - Akibat anggaran yang tidak lagi tersedia, Kementerian Perumahaan Rakyat (Kempera) meniadakan bantuan sertifikasi rumah untuk warga kurang mampu.
"Untuk tahun ini anggaran sertifikasi rumah tidak ada, karena adanya pemotongan anggaran untuk kegiatan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2014," kata Atik Niene Nierani, Asisten Deputi Kemitraan Dan Keswadayaan Deputi Perumahaan Swadaya Kempera, di Pandeglang, Kamis (19/6).
Biasanya, kata dia, Kempera selalu mengalokasikan anggaran untuk bantuan sertifikasi rumah tersebut, terutama bagi yang juga mendapat bantuan perbaikan.
"Kita selalu menggulirkan bantuan perbaikan rumah, dan biasanya diikuti dengan bantuan sertifikasi," katanya.
Atik menyatakan, untuk tahun depan, bantuan sertifikasi rumah diharapkan bisa dilakukan, sehingga warga kurang mampu memiliki surat kepemilikan sah atas rumah yang ditempatinya.
Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, berharap pemerintah pusat membantu sertifikasi rumah warga kurang mampu di daerah itu.
"Selama ini pusat selalu menggulirkan bantuan sertifikasi rumah warga kurang mampu, dan Pandeglang setiap tahun dapat kuota, kita berharap 2014 pun program tersebut masih ada," kata Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi.
Bupati menyatakan, saat ini masih banyak rumah warga di daerah itu belum memiliki sertifikat, dan pemiliknya tidak mungkin membuat sendiri dokumen kepemilikan tersebut.
"Jangan untuk biaya mengurus sertifikat rumah, untuk makan saja sulit, jadi kita harapkan ada bantuan dari pemerintah pusat maupun Provinsi Banten," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




