Lippo Cikarang Fasilitasi Hunian untuk Ekspatriat
Minggu, 22 Juni 2014 | 12:16 WIB
Bekasi - Perusahaan properti PT Lippo Cikarang Tbk Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berupaya menjawab kebutuhan hunian para ekspatriat yang bekerja pada 700 perusahaan di kawasan itu dengan membangun Trivium Terrace Apartments Building.
"Satu dari tiga tower apartemen sudah diselesaikan pembangunan strukturnya," kata Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Meow Chong Loh di Cikarang, Minggu (22/6).
Loh menuturkan, Trivium Terrace Apartments merupakan bagian dari pengembangan Lippo Cikarang sebagai hunian dengan konsep integrated township. Perkembangan industri dari berbagai negara ke wilayah timur Jakarta, seperti Cikarang hingga Purwakarta, membutuhkan hunian yang akan menampung para pekerja ekspatriatnya.
"Sejumlah negara yang menempatkan pekerjanya pada perusahaan di kawasan ini antara lain Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok," kata Chong.
Residensial, Sales dan Marketing Division Head PT Lippo Cikarang Tbk, Gita Irmasari mengatakan kebutuhan terhadap apartemen di Lippo Cikarang sangat unik, karena permintaan sudah tercipta.
"Di Lippo Cikarang sangat sulit mencari kamar untuk penginapan. Ada buyer and user yang memilih kepraktisan, ekspatriat yang tinggal di sini, atau perusahaan industri yang membeli untuk para karyawanannya. Ada sumber kehidupan ekonomi (industri) di Lippo Cikarang, sehingga kebutuhan akan apartemen, tetap harus ada," katanya.
Sementara itu Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Ju Kian Salim mengungkapkan, sejak 1994 Lippo Cikarang baru membangun satu apartemen.
"Setelah dua puluh tahun, kami baru membangun apartemen lagi. Lippo Cikarang tidak lagi fokus terhadap bisnis industri. Kami fokuskan lahan yang tersedia untuk lahan hunian," ucapnya.
Tower setinggi 22 lantai ini dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 379-Rp 958 juta per unit.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




