Siswa Tewas, Polisi Agendakan Panggil Kepsek SMA 3 Jakarta
Senin, 23 Juni 2014 | 18:29 WIB
Jakarta - Penyidik berencana akan memanggil dan memeriksa kepala sekolah SMA 3 Jakarta, terkait tewasnya siswa kelas X, Arfiand Caesar Al Irhami (16), usai mengikuti kegiatan pecinta alam, di Gunung Tangkuban Perahu, Jawa Barat.
"Kepala sekolah rencananya akan dipanggil. Mudah-mudahan dalam minggu ini bisa hadir. Dijadwalkan penyidik dalam minggu ini," ujar Juru Bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/6).
Dikatakan Rikwanto, pemanggilan kepala sekolah berkaitan dengan izin dan pengentahuan sekolah.
"Kegiatan itu sepengetahuan sekolah dan sekolah mengizinkan. Itu, kan masih masuk kegiatan sekolah. Ekskul pecinta alam dan menurut mereka sudah berjalan lama," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, Arfiand Caesar Al Irhami meninggal dunia setelah dirawat di Rumah Sakit MMC, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (20/6) kemarin. Diduga, ia menderita luka dalam akibat dianiaya saat mengikuti kegiatan pecinta alam bersama rekan dan gurunya, di Gunung Tangkuban Perahu, Jawa Barat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemuda yang akrab disapa Aca itu mengalami luka dalam di bagian usus dan paru-paru. Dokter RS MMC sudah berniat melakukan penindakan berupa operasi. Namun sayang, nyawanya tak tertolong. Korban menghembuskan nafas terakhirnya, sekitar pukul 11.00 WIB.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




