Pemilih dari Golkar, "Pekerjaan Rumah" Koalisi Prabowo-Hatta

Minggu, 29 Juni 2014 | 16:15 WIB
B
FH
Penulis: BeritaSatu | Editor: FER
Cawapres nomor urut satu, Hatta Rajasa
Cawapres nomor urut satu, Hatta Rajasa (Antara/Jessica Helena Wuysang)

Jakarta - Lembaga survei Indo Barometer mengatakan pemilih yang berasal dari basis Partai Hanura, selaku partai yang mendukung Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK), tidak solid memberikan suaranya sesuai pilihan partai.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pihaknya 16-22 Juni 2014 dan melibatkan 1.200 responden di 33 provinsi Tanah Air, diketahui bahwa pemilih dari Hanura justru lebih banyak yang memilih Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

"Sebanyak 50 persen pemilih Hanura memilih Prabowo-Hatta, sedangkan 42,9 persennya memilih Jokowi-JK, dan sisanya sebanyak 7,2 persen belum memutuskan atau merahasiakan pilihannya," ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari di Jakarta, Minggu.

Qodari mengatakan dari lima partai koalisi pendukung Jokowi-JK yakni PDIP, Nasdem, PKB, Hanura dan PKPI, hanya pemilih PDIP dan Nasdem yang benar-benar terlihat solid mengarahkan dukungan bagi Jokowi-JK dengan total dukungan diatas 60 persen.

Sedangkan pemilih dari basis PKB, dan PKPI cenderung datar dengan pemberian dukungan dibawah 60 persen saja.

Sementara itu di kubu Prabowo-Hatta pemilih dari koalisi partainya (Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat, PAN, PPP, PBB) hanya pemilih dari Golkar, Demokrat, PPP yang jumlahnya dibawah 60 persen, sedangkan yang dari partai lain rata-rata diatas 70 persen.

"Pemilih dari Golkar ini 'pekerjaan rumah' bagi koalisi Prabowo-Hatta," ujar Qodari.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon