Tahanan KPK "Nyoblos" di TPS Rutan KPK
Senin, 7 Juli 2014 | 15:03 WIB
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memfasilitasi tahanannya untuk menggunakan hak pilih dalam Pemilu Presiden pada 9 Juli.
Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi, para tahanan akan mencoblos calon presiden dan calon wakil presiden di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Rumah Tahanan (Rutan) KPK.
"Tahanan nyoblos seperti kemarin, dilaksanakan di C1 (kantor KPK)," kata Johan, Senin (7/7).
Johan menjelaskan terdapat 12 tahanan di Rutan Jakarta Timur cabang KPK. Ada pun sebanyak enam orang tahanan dari Rutan Guntur akan mencoblos di TPS di kantor KPK.
Pada pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg), dibangun TPS di Rutan KPK. TPS itu diberi nomor 21 yang masuk wilayah Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.
Tercatat ada 22 orang tahanan KPK dari Rutan KPK dan Rutan Guntur akan menggunakan hak pilihnya di TPS .
Ke-22 tahanan tersebut adalah Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, mantan Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Alifian Mallarangeng, mantan kepala SKK Migas Rudi Rubiandini, pelatif golf Deviardi, pengusaha Budi Susanto, mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Ahmad Fathanah, Bupati Gunung Mas Hambit Bintih, dan pengusaha Cornelis Nalau.
Kemudian, mantan Wakil Rektor Universitas Indonesia Tafsir Nurhamid, mantan Kepala Bappebti Sahrul Sampurna, pegawai Mahkamah Agung Djodi Supratman, jaksa Subri, mantan Deputi Gubernur BI Budi Mulya, pengacara Mario C Bernando, pengusaha Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, pengacara Susi Tur Andayani, pengusaha Diah Soembedi, dan pengusaha Anggoro Widjojo.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




