Kementerian PPPA dan Usakti Siapkan Konsep Kampung Ramah Anak
Kamis, 17 Juli 2014 | 19:45 WIB
Jakarta - Untuk dapat menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang andal dalam bidangnya, anak membutuhkan kondisi lingkungan yang baik. Sebab, anak yang bertumbuh dalam kondisi yang ideal, diyakini dapat menghasilkan generasi yang berprestasi dan berkepribadian baik.
"Kita tidak dapat mengharapkan adanya sumber daya manusia yang andal, jika lingkungan untuk anak tidak baik," kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA) Linda Amalia Sari Gumelar dalam keterangan tertulisnya saat kegiatan talkshow dan pameran Kampung Ramah Anak di Universitas Trisakti, Jakarta, Kamis (17/7).
Oleh sebab itu, Linda berharap, ke depannya perguruan tinggi dapat ikut mengambil perannya untuk mendukung pemerintah dalam upaya pemenuhan hak anak. "Perguruan tinggi mempunyai peran dalam melakukan Tri Dharma Perguruan tinggi yang meliputi pengajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat," ucapnya.
Pada kesempatan tersebut Linda juga menyampaikan terima kasih atas gagasan mengenai kampung ramah anak. Gagasan tersebut diyakini akan mendapat tanggapan dari berbagai kalangan.
Dekan Fakultas Teknik Sipil Universitas Trisakti Bambang Endro Yuwono mengatakan, perkembangan anak sangat tergantung dengan lingkungan. Diyakini, lingkungan yang baik akan menghasilkan kepribadian yang baik.
"Membuat lingkungan yang baik bagi perkembangan anak merupakan salah satu bagian dari bidang ilmu teknik sipil dan perencanaan. Ini sangat terkait," kata Bambang.
Oleh karena itu, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Trisakti, sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat berkomitmen untuk mendukung terbentuknya lingkungan yang baik bagi perkembangan anak.
"Di fakultas Teknik Sipil dan perencanaan, telah dibentuk kampung kota. Dalam proses tersebut, kami melibatkan para ahli untuk membantu dan meneliti. Kegiatan ini juga sudah diresmikan dengan adanya Surat Keputusan dari Rektor Universitas Trisakti," ucapnya.
Sementara itu, Aktivis Perempuan Merah Putih, Irma Nurmala juga mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan pihak universitas.
Disebutkan, kegiatan serupa seharusnya juga dilakukan oleh semua kalangan universitas lainnya. Agar tingkat kepedulian warga kampus terhadap perempuan atau ibu dan anak lebih terakuratkan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




