CT: Pemerintah Akan Bela Kepentingan Negara daripada Newmont

Rabu, 23 Juli 2014 | 16:05 WIB
RS
JS
Penulis: Ridho Syukro | Editor: JAS
Chairul Tanjung
Chairul Tanjung (Antara/Widodo S.Jusuf)

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung (CT) mengatakan pemerintah akan melindungi dan menghormati investor asing apabila mematuhi peraturan atau kebijakan yang ada di Indonesia.

Menurut dia jika investor asing tersebut tidak mematuhi dan menghormati peraturan yang ada di Indonesia maka pemerintah juga akan membela kepentingan negara dan tidak segan-segan mengambil langkah hukum.

Dia mengatakan PT Newmont adalah salah satu contoh investor asing yang tidak mematuhi peraturan yang ada di Indonesia.

PT Newmont menggugat pemerintah ke arbitrase internasional karena keberatan dengan UU Minerba terutama penerapan bea keluar. Menurut CT di tengah perundingan dengan pemerintah, tiba tiba PT Newmont melaporkan pemerintah ke arbitrase internasional, hal inilah yang disesali pemerintah.

"Sebagai pejabat negara saya berhak membela kepentingan negara termasuk kembali menggugat PT Newmont," ujar dia ketika ditemui di kantornya, Gedung Kementerian Perekonomian, Jakarta, Rabu (23/7).

CT mengatakan pemerintah masih terus membuka kesempatan kepada PT Newmont agar perusahaan tersebut mencabut gugatannya, jika tidak pemerintah juga kembali menggugat PT Newmont ke Arbitrase yang berbeda.

Menurut CT, biasanya dari pengalaman yang sudah ada jika perusahaan asing menggugat pemerintah maka perusahaan tersebut pasti akan rugi dan kalah.

Saat ini pemerintah telah membentuk tim hukum yang akan menghadapi gugatan Newmont yang dikepalai Kementerian Perekonomian, dengan anggota Kementerian Hukum dan HAM, BKPM, dan ESDM.

Perkembangan terakhir pemerintah masih mengkaji gugatan PT Newmont.

CT mengimbau agar PT Newmont mencabut gugatan dan kembali melakukan perundingan dengan pemerintah, hal ini dilakukan agar perusahaan itu tidak mengalami kerugian.

"Masih ada waktu seminggu sebelum lebaran," ujar dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon