AS Kirim Senjata Ke Kurdi Irak

Selasa, 12 Agustus 2014 | 21:19 WIB
AW
B
Penulis: AFP/ WYU | Editor: B1

Washington - AS mulai melakukan pengiriman senjata ke pasukan Kurdi Irak yang memerangi militan garis keras Islamic State (IS).

"Tentara Kurdi butuh senjata tambahan. Kami menyediakannya dan berupaya memberikan lebih banyak. Pemerintah Irak telah mengirimkan dari persediaannya sendiri untuk orang-orang Kurdi dan kami sedang bekerja untuk melakukan hal yang sama," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Marie Harf di Washington, Selasa (12/8).

Secara terpisah, militer AS mengkonfirmasi bahwa pihaknya kembali melakukan serangan udara terhadap konvoi IS, Minggu 10/8) malam. Konvoi ini diserang saat sedang mempersiapkan diri untuk menyerang pasukan Kurdi yang melindungi ibukota mereka, Arbil.

Harf mengatakan, upaya ini telah berlangsung sejak pekan lalu, tapi tidak mengungkapkan badan AS yang mana yang memimpin upaya itu atau berapa banyak dan jenis senjata apa yang telah dikirim.

Presiden AS, Barack Obama telah lama ragu-ragu atas peran AS yang lebih besar di Irak, termasuk pengiriman senjata besar pada Peshmerga.

Namun Obama memerintahkan serangan udara setelah kelompok Islamic State mendekati ibukota Irak Kurdi, Arbil, di mana AS mempertahankan konsulat dan fasilitas lainnya.

Upaya untuk mendukung pasukan Peshmerga Kurdi bisa menyulitkan hubungan AS dengan pemerintah Irak di Baghdad, yang juga memerangi Islamic State tetapi memiliki hubungan yang tegang dengan Arbil.

Namun Harf bersikeras bahwa dalam krisis saat ini, kedua belah pihak bekerja sama dan AS sedang berkoordinasi sangat erat dengan pemerintah Baghdad pada upaya mempersenjatai Peshmerga.

"Kami telah melihat tingkat yang benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya dari kerja sama antara pasukan keamanan Irak, Peshmerga, dan Kurdi yang kami benar-benar tidak melihat sebelumnya," katanya.

Letnan Jenderal AS, William Mayville mengatakan pihaknya berencana untuk bagaimana dapat memperluas dukungan mempersenjatai tentara Kurdi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon