Ridwan Kamil Bertekad Jadikan Bandung Sebagai Kota Bahagia

Selasa, 19 Agustus 2014 | 05:52 WIB
Y
FH
Penulis: Yus | Editor: FER
Jokowi bertemu Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung.
Jokowi bertemu Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung. (D-14/ Suara Pembaruan)

Jakarta - Walikota Bandung M. Ridwan Kamil ingin menjadi kota Bandung sebagai kota bahagia . Dalam masa kepemimpinannya, dia menginginkan agar masyarakatnya menjadi masyarakat yang bahagia di seluruh Indonesia bahkan di seluruh dunia.

"Saya ingin membangun kota Bandung sebagai kota bahagia, di mana masyarakatnya murah tersenyum, senang disapa dan suka berbagi," ujar Ridwan saat menjadi mentor dalam acara Supermentor ke-3 di XXI Ballroom Djakarta Theater, Jakarta pada Senin (18/8).

Acara yang bertemakan "Bibit Lokal, Juara Dunia: Resep Sukses, Life Skills, Etos Kerja Untuk Generasi Indonesia" ini, diselenggarakan oleh Dino Patti Djalal bersama dengan Modernisator and Foreign Community of Indonesia (FPCI).

Selain Ridwan, hadir juga sebagai mentor Managing Director World Bank Sri Mulyani Indrawati, Juara Dunia dan Pemegang Medali Emas Olimpiade untuk Badminton Susi Susanti, komandan Pusat Pendidikan Kopassus Kolonel Inf. Iwan Setiawan dan Komandan Group 2 Kopassus Kolonel Inf. Richard T.H. Tampubolon.

Untuk menciptakan kota bahagia tersebut, Ridwan membangun banyak ruang publik di Bandung agar masyarakat bisa saling berinteraksi. Bahkan dia sudah membangun 300 taman tematis (Thematic Park) agar orang bisa saling berinteraksi.

"Ciri orang bahagia adalah apabila ia suka berinteraksi dengan orang lain," ujar walikota yang menoreh banyak prestasi internasional di bidang arsitektur ini.

Ridwan juga telah memprogramkan nonton bareng setiap hari sabtu. Sehingga warga yang kurang mampu dapat nonton secara gratis di tempat di mana semua orang dapat mengaksesnya.

Bahkan Ridwan sendiri membagikan kebahagiaan dengan warganya kurang mampu dengan makan bersama dengan mereka.

"Saya seminggu sekali pergi makan bersama dengan orang miskin di kota Bandung," katanya.

Terkait nasihatnya terhadap generasi muda Indonesia, Ridwan mengharapkan agar generasi muda mengembangkan tiga hal, yakni talenta, toleransi dan teknologi.

"Kaum muda Indonesia cukup banyak, sekitar 60 persen dari jumlah penduduk. Kamu perlu mengembangkan talentanya, membangun sikap toleransi dan menguasai teknologi agar Indonesia menjadi bangsa yang besar," tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon