Puan Berharap Jokowi-JK Dapat Dukungan Kuat di Eksekutif dan Legislatif

Jumat, 22 Agustus 2014 | 13:44 WIB
MS
JS
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: JAS
Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Puan Maharani, berorasi saat kampanye perdana terbuka di Lapangan Thor, Surabaya, Jatim, Senin (17/3). SP/Joanito De Saojoao.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Puan Maharani, berorasi saat kampanye perdana terbuka di Lapangan Thor, Surabaya, Jatim, Senin (17/3). SP/Joanito De Saojoao. (Suara Pembaruan/SP/Joanito De Saojoao)

Jakarta - Ketua Badan Pemenangan Pilpres PDI Perjuangan, Puan Maharani, menyatakan pihaknya berharap Presiden Terpilih Joko Widodo dan Wakil Presiden Terpilih Jusuf Kalla mendapat dukungan kuat di eksekutif dan di legislatif. Puan juga menitip pesan agar nilai-nilai Pancasila menjadi landasan pemerintahan Jokowi-JK.

"Kami berharap bahwa pemerintah yang akan datang akan didukung dan dibantu oleh sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif dalam mengawal program-program Presiden Terpilih Joko Widodo dan Wakil Presiden Terpilih Jusuf Kalla," kata Puan di Jakarta, Jumat (22/8).

"Kita berharap Pemerintahan mendatang melalui berbagai programnya dalam rangka mewujudkan Indonesia yang berketuhanan, Indonesia yang adil dan beradab, Indonesia yang bersatu, Indonesia yang mengutamakan musyawarah untuk mufakat, serta Indonesia yang senantiasa mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat."

Saat Pilpres, pasangan Jokowi-JK didukung oleh empat parpol, yakni PDI Perjuangan (18,95 persen suara pemilu legislatif, 109 kursi DPR), Partai Nasdem (6,72 persen, 35 kursi DPR), Partai Kebangkitan Bangsa (9,04 persen, 47 kursi DPR), dan Partai Hanura (5,26 persen, 16 kursi DPR). Jika dijumlah, pasangan tersebut memperoleh dukungan 39,97 persen suara atau 207 kursi DPR.

Kemarin, Puan juga menyampaikan harapannya agar Jokowi-JK mendapat dukungan di parlemen.

Dia menyebut, secara informal, PDI-P tetap melakukan komunikasi dan silaturahmi dengan parpol lain. Sebab, PDI-P ingin menciptakan sistem presidensial yang bersinergi. Puan menegaskan partainya juga terbuka menerima kekuatan baru yang ingin merapat.

Sementara Presiden Terpilih, Jokowi, pernah menyebut ada dua partai yang kemungkinan besar segera merapat ke kubunya. Dua partai itu adalah Partai Demokrat dan PAN.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon