Hajriyanto: Pansus Pilpres Sudah Tidak Relevan Lagi
Selasa, 26 Agustus 2014 | 09:14 WIBJakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar (PG), Hajriyanto Y Thohari, mengatakan pembentukan panitia khusus di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Pilpres 2014 sudah tidak relevan lagi.
Dia mengatakan DPR memang punya hak konstitusional untuk membentuk Pansus Pilpres sebagai bagian fungsi pengawasan. Namun, menurutnya, langkah itu tidak tepat jika tetap dilakukan.
Hal itu karena masa sidang DPR periode sekarang tinggal satu bulan di mana hari kerja untuk bersidang tinggal sekitar 20 hari.
Selain itu, Mahkamah Konstitusi (MK) sudah mengadili dan memutuskan sengketa hasil Pilpres sehingga secara hukum hasil Pilpres sudah final.
"Pertanyaannya, obyek dan atau fokus apalagi yang akan dijadikan sasaran kerja Pansus Pilpres itu nanti? Sebagai seorang demokrat, saya mempersilahkan saja kalau memang ada anggota-anggota DPR periode 2009-2014 sekarang ini tetap ingin membentuk Pansus Pilpres. Kita lihat saja apa dan seperti apa konsep atau rancangan kerja Pansus Pilpres tersebut," kata Tohari di Jakarta, Selasa (26/8).
Wakil Sekjen PG Nurul Arifin mengatakan belum ada pembicaraan di komisi maupun di fraksi terkait rencana pembentukan Pansus Pilpres tersebut.
Sama seperti Tohari, dia menjelaskan saat ini waktunya tidak dimungkinkan karena Komisi II sedang fokus menyelesaikan RUU Pilkada, RUU Pemda dan RUU Adpem. Jikapun akan dibentuk, Komisi II berharap untuk tugas periode berikutnya.
"Masa tugas yang sekarang hanya tersisa 27 hari kerja," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




