Aktivitas Gunung Slamet Makin Meningkat, Pemda Siap Antisipasi
Jumat, 12 September 2014 | 17:37 WIBPemalang - Aktivitas vulkanik Gunung Slamet yang berbatasan dengan lima kabupaten di Jawa Tengah (Jateng) yakni Kabupaten Brebes, Banyumas, Purbalingga, Tegal, dan Pemalang terus meningkat.
Pada Jumat (12/9) pukul 12.44 WIB tejadi letusan dengan dentuman kuat, kemudian pukul 13.35 WIB kembali terjadi letusan dengan dentuman kuat dan tertutup kabut.
"Untuk mengantisipasi potensi erupsi, pemerontah provinsi Jateng dan 5 kabupaten telah siap menghadapi kemungkinan terburuk," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam pesan elektronik kepada media, Jumat (12/9).
Berdasarkan pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, pada pukul 00.00 – 06.00 WIB terekam 5 kali gempa letusan dan 124 kali gempa hembusan. Sedangkan pada pukul 06.00 – 12.00 WIB terjadi 3 kali letusan abu warna kehitaman tinggi 800 – 1.000 m, dan 7 kali suara dentuman kuat. Dari kegempaan terjadi 7 kali gempa letusan, dan 104 kali gempa hembusan.
Kepala BNPB Syamsul Maarif, telah memerintahkan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendampingi penuh pemda. BPBD Kab.Pemalang, BPBD Kab. Banyumas, BPBD Kab. Brebes, BPBD Kab. Tegal dan BPBD Kab. Purbalingga selalu berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Slamet di Desa. Gambuhan, Pemalang.
Jika status Gunung Slamet dinaikkan menjadi Awas, sebanyak 23.699 warga dari tujuh desa yang berada di Kecamatan Pulosari atau berjarak sekitar 5-6 kilometer dari puncak akan dievakuasi ke gedung olahraga PTPN IX Kebun Semugih, Kecamatan Moga. "Masyarakat diimbau tetap tenang," kata Sutopo.
Dia mengatakan, sosialisasi terus dilakukan kepada masyarakat. BPBD Brebes sudah menyediakan tempat evakuasi di pondok pesantren Al-Hikmah II Desa Benda Kecamatan. Silampok. Sementara BPBD Purbalingga telah mendirikan Pos Pemantauan di tiga desa, yaitu Desa Cendana, Binangun dan Blambangan.
BPBD Brebes juga telah berkoordinasi dengan 50 pemilik dan sopir truk serta mobil bak terbuka di empat desa yang terdekat dengan Gunung Slamet, yaitu Desa Pandansari, Igir Klanceng, dan Kalikidang, Kec Paguyangan. Selanjutnya Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog yang siap jika diperlukan evakuasi sewaktu-waktu. "BPBD Jawa Tengah telah membagikan 56.000 masker kelima kabupaten pada Senin lalu (8/9)," kata dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




