2015, Ditargetkan 14.500 Lebih Pelajar Indonesia di AS
Senin, 12 Desember 2011 | 18:39 WIB
Dengan target mencapai dua kali lipat lebih jumlah saat ini, pemerintah RI pun berharap banyak pada peran aktif kalangan pengusaha peduli pendidikan.
Dalam kurun waktu lima tahun mulai 2010, jumlah pelajar Indonesia di Amerika Serikat (AS) ditargetkan mencapai dua kali lipat dari jumlah saat ini, atau mencapai sekitar 14.500 pelajar lebih. Saat ini, jumlah pelajar Indonesia yang berada di AS itu tercatat sekitar 7.000 orang.
Peningkatan jumlah pelajar di AS ini, menurut Dubes RI untuk AS, Dino Patti Jalal, merupakan salah satu sasaran kemitraan komprehensif bidang pendidikan tinggi yang sudah ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Barack Obama, November tahun lalu.
"Target Presiden Obama dan Presiden SBY adalah penggandaan, bertambah sekitar 7.500 orang," ungkap Dino, di kawasan Nusa Dua, Bali, Senin (12/12).
Dino menyebut bahwa pemerintah berharap, sepertiga dari jumlah tersebut bisa didorong oleh kontribusi para pengusaha Indonesia yang peduli pendidikan. "Insya Allah, sepertiga dari program ini didukung oleh pengusaha yang mempunyai idealisme," ujarnya.
Untuk mengakomodir kemitraan dan sasaran tersebut, kata Dino, pemerintah pun terus mendongkrak upaya tersebut. Caranya antara lain dengan meningkatkan kerjasama antara universitas-universitas di AS dan Indonesia.
Usai Presiden SBY dan Obama menandatangani kerjasama bidang pendidikan tersebut November tahun lalu, menurut Dino lagi, negara Paman Sam tersebut mulai 'rajin' menyambut permohonan visa pelajar Indonesia. Bahkan tahun ini katanya, permohonan visa pelajar ke AS jauh meningkat, di mana 95 persen pendaftaran tersebut disetujui.
Sementara itu, Dubes AS untuk Indonesia, Scot Marciel, mengatakan pula bahwa negaranya menyambut baik jika pelajar Indonesia semakin banyak di negerinya. Menurutnya, peningkatan jumlah pelajar Indonesia di AS, juga akan mempererat hubungan antara kedua negara.
"Semoga jumlah mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat akan terus meningkat," ucap Marciel dalam kesempatan yang sama.
Dalam kurun waktu lima tahun mulai 2010, jumlah pelajar Indonesia di Amerika Serikat (AS) ditargetkan mencapai dua kali lipat dari jumlah saat ini, atau mencapai sekitar 14.500 pelajar lebih. Saat ini, jumlah pelajar Indonesia yang berada di AS itu tercatat sekitar 7.000 orang.
Peningkatan jumlah pelajar di AS ini, menurut Dubes RI untuk AS, Dino Patti Jalal, merupakan salah satu sasaran kemitraan komprehensif bidang pendidikan tinggi yang sudah ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Barack Obama, November tahun lalu.
"Target Presiden Obama dan Presiden SBY adalah penggandaan, bertambah sekitar 7.500 orang," ungkap Dino, di kawasan Nusa Dua, Bali, Senin (12/12).
Dino menyebut bahwa pemerintah berharap, sepertiga dari jumlah tersebut bisa didorong oleh kontribusi para pengusaha Indonesia yang peduli pendidikan. "Insya Allah, sepertiga dari program ini didukung oleh pengusaha yang mempunyai idealisme," ujarnya.
Untuk mengakomodir kemitraan dan sasaran tersebut, kata Dino, pemerintah pun terus mendongkrak upaya tersebut. Caranya antara lain dengan meningkatkan kerjasama antara universitas-universitas di AS dan Indonesia.
Usai Presiden SBY dan Obama menandatangani kerjasama bidang pendidikan tersebut November tahun lalu, menurut Dino lagi, negara Paman Sam tersebut mulai 'rajin' menyambut permohonan visa pelajar Indonesia. Bahkan tahun ini katanya, permohonan visa pelajar ke AS jauh meningkat, di mana 95 persen pendaftaran tersebut disetujui.
Sementara itu, Dubes AS untuk Indonesia, Scot Marciel, mengatakan pula bahwa negaranya menyambut baik jika pelajar Indonesia semakin banyak di negerinya. Menurutnya, peningkatan jumlah pelajar Indonesia di AS, juga akan mempererat hubungan antara kedua negara.
"Semoga jumlah mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat akan terus meningkat," ucap Marciel dalam kesempatan yang sama.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




